HomeHeadlineKhofifah Lepas 116 Anggota Kafilah Jatim ke MTQ Nasional 2026, Bidik Juara...

Khofifah Lepas 116 Anggota Kafilah Jatim ke MTQ Nasional 2026, Bidik Juara Umum

SBCNEWS.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas Kafilah Jawa Timur yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelepasan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (11/9/2026). Sebanyak 116 anggota kafilah Jatim diberangkatkan untuk membawa nama Jawa Timur dalam ajang nasional yang berlangsung 11–20 September 2026 tersebut.

Kafilah Jatim terdiri atas 56 peserta, 18 pembina, 8 pendamping peserta, serta 34 official. Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan mulai registrasi, pembukaan pada 12 September, pelaksanaan musabaqah pada 13–19 September, hingga penutupan pada 20 September.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah berpesan agar seluruh peserta tampil percaya diri dengan mengandalkan hasil pembinaan yang telah dijalani selama berbulan-bulan.

Menurutnya, setiap tahapan seleksi dan pembinaan harus menjadi modal penting bagi peserta untuk memberikan penampilan terbaik. Namun, ia menegaskan bahwa prestasi bukan satu-satunya tujuan utama keikutsertaan Jawa Timur dalam MTQ Nasional.

“Kita ingin melahirkan juara yang berkarakter, bukan sekadar juara secara prestasi. Target kita tentu juara umum, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an benar-benar membumi dalam kehidupan masyarakat Jawa Timur,” kata Khofifah.

Khofifah menekankan, keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali maupun posisi di klasemen akhir. Lebih jauh, nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam karakter, akhlak, dan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, ia meminta para peserta menjaga performa secara menyeluruh, baik kemampuan teknis maupun kesiapan mental. Semangat mengejar prestasi, kata Khofifah, harus berjalan beriringan dengan sportivitas, ukhuwah, serta akhlakul karimah.

Kafilah Jawa Timur sebelumnya telah menjalani proses seleksi dan pembinaan secara bertahap sejak Maret hingga September 2026. Program pembinaan dilakukan melalui pembinaan kolektif serta pembinaan khusus untuk sejumlah cabang.

Memasuki tahap akhir, peserta mendapatkan penguatan teknik, mental bertanding, penguasaan diri, serta pembinaan adab dan akhlakul karimah.

Raih Prestasi Internasional

Dalam acara pelepasan tersebut, Khofifah juga memberikan apresiasi kepada Fehima Najaha Asy-Syarifah yang baru saja mengukir prestasi di tingkat internasional.

Fehima berhasil masuk lima besar pada cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 15 Juz Putri dalam MTQ Internasional Raja Abdul Aziz ke-46 di Masjidil Haram, Arab Saudi.

Atas capaian tersebut, Fehima mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp15 juta.

Prestasi Fehima menjadi suntikan motivasi bagi Kafilah Jatim yang akan bertanding di Semarang. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an di Jawa Timur mampu melahirkan generasi yang dapat bersaing hingga tingkat internasional.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Jawa Timur KH Abdul Hamid Abdullah meminta dukungan dan doa seluruh masyarakat Jawa Timur bagi perjuangan para peserta.

“Kami mohon doa restu seluruh masyarakat Jawa Timur untuk Kafilah Jatim. Semoga seluruh peserta diberikan kelancaran, kesehatan, dan kepercayaan diri untuk memberikan yang terbaik serta meraih prestasi membanggakan bagi Jawa Timur,” ujarnya.

Dukungan masyarakat, menurutnya, akan menjadi energi tambahan bagi seluruh peserta selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang.

Dengan bekal pembinaan yang telah dijalani, Kafilah Jawa Timur diharapkan mampu tampil maksimal di setiap cabang yang diikuti. Target juara umum menjadi sasaran prestasi yang hendak dicapai, tetapi perjuangan tersebut tetap harus dibingkai dengan semangat syiar Al-Qur’an, sportivitas, dan ukhuwah antarkafilah dari seluruh Indonesia.

Jawa Timur pun datang ke Semarang bukan sekadar mengejar gelar juara. Lebih dari itu, para peserta membawa misi untuk menunjukkan bahwa prestasi Al-Qur’an dapat berjalan seiring dengan pembentukan generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here