SBCNews.id – Pembalap muda Pedro Acosta melontarkan pernyataan penuh respek sekaligus ambisi besar terhadap Marc Marquez. Rider muda Red Bull KTM itu menilai Marquez layak disejajarkan dengan legenda MotoGP Valentino Rossi berkat kemampuan luar biasanya bangkit dari keterpurukan dan kembali ke level tertinggi balap motor dunia.
Dalam wawancara terbarunya, Acosta mengungkapkan bahwa perjuangannya di MotoGP bukan semata mengejar kemenangan atau gelar juara dunia. Baginya, pertarungan terbesar justru adalah membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa ia mampu sukses di kelas utama seperti ketika menaklukkan Moto3 dan Moto2.
Pembalap berjuluk “Hiu Mazarron” itu bahkan mengaku terinspirasi dari film Gladiator yang membentuk mental bertarungnya. Acosta percaya setiap kegagalan harus dibalas dengan perjuangan baru hingga hasil terbaik benar-benar diraih.
Menurut Acosta, Marc Marquez adalah contoh nyata mentalitas petarung sejati. Ia mengaku kagum melihat bagaimana Marquez mampu bangkit setelah mengalami cedera parah yang sempat membuat kariernya terpuruk selama beberapa musim terakhir.
“Jika Marc bukan pembalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP, maka dia setidaknya setara dengan Valentino Rossi,” ujar Acosta.
Bagi Acosta, kehebatan Marquez bukan hanya soal delapan gelar dunia yang sudah diraih, tetapi keberaniannya meninggalkan zona nyaman di Honda demi mempertaruhkan karier bersama tim satelit sebelum kembali bangkit di level tertinggi. Keputusan itu dinilai Acosta sebagai salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga.
Menariknya, musim depan Acosta akan berada satu garasi dengan idolanya tersebut di Ducati Lenovo Team. Kesempatan itu disebut Acosta sebagai mimpi masa kecil yang akhirnya menjadi kenyataan.
Ia mengenang pertemuan pertamanya dengan Marquez saat sang legenda meraih gelar dunia MotoGP pertamanya pada 2013. Saat itu Acosta masih anak-anak dan sempat berfoto bersama Marquez dalam acara gala federasi balap Spanyol.
Kini, lebih dari satu dekade kemudian, Acosta justru akan menjadi rekan setim sekaligus calon rival Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Acosta mengaku tidak takut kalah dari Marquez. Baginya, yang paling penting adalah pernah merasakan bertarung langsung melawan salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP.
“Meskipun saya kalah, itu tidak masalah. Yang penting saya pernah ada di sana dan bertarung melawannya,” kata Acosta.
Saat ini Acosta masih bertarung di papan atas klasemen MotoGP musim 2026. Rider KTM itu menempati posisi keempat klasemen sementara dengan 92 poin, tertinggal 50 angka dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing.
