Sebanyak 107,77 hektare telah dipadamkan, sementara 465,13 hektare masih dalam penanganan intensif.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperluas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke sejumlah wilayah di luar provinsi prioritas. Berdasarkan data BNPB, total area yang terbakar diperkirakan mencapai 572,90 hektare.
Dari keseluruhan area tersebut, sekitar 107,77 hektare telah berhasil dipadamkan. Dengan demikian, BNPB masih menangani sekitar 465,13 hektare lahan yang terdampak karhutla secara intensif.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menyampaikan perkembangan tersebut di Jakarta, Selasa. Ia menyebut penanganan dilakukan di sejumlah daerah dengan kondisi lapangan yang berbeda-beda.
Penanganan di Kalimantan Timur dan IKN
Di Kalimantan Timur dan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 97,77 hektare. Sebagian besar area tersebut telah berhasil dipadamkan, yakni sekitar 95,77 hektare.
Namun, BNPB masih menangani sisa kebakaran seluas sekitar 2 hektare yang berada di kawasan Pemaluan, IKN. Area tersebut menjadi bagian dari lokasi yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut.
Karhutla juga terjadi di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Karanganyar. Kebakaran di daerah itu melanda kawasan lereng dengan luas sekitar 230 hektare.
Upaya penanganan di Karanganyar menghadapi tantangan kondisi medan yang terjal dan curam. Selain itu, tiupan angin besar yang tidak menentu turut menyulitkan proses pemadaman di lapangan.
Sebaran karhutla di sejumlah provinsi
Wilayah dengan area terbakar terbesar berikutnya berada di Maluku Utara, dengan luas sekitar 179,13 hektare. BNPB juga menangani kebakaran di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung, yang mencakup sekitar 31 hektare.
Di Sulawesi Barat, karhutla terjadi di Kabupaten Mamuju dengan luas sekitar 20 hektare. Sebanyak 10 hektare di antaranya telah dipadamkan, sedangkan 10 hektare lainnya masih tersisa di Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo.
Penanganan turut berlangsung di Sulawesi Utara. Di Kabupaten Minahasa Utara, area yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare. Sementara itu, kebakaran di TPA Sumompo, Manado, mencakup sekitar 3 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 2 hektare telah padam dan tersisa 1 hektare.
Karhutla lainnya tercatat di TPA Pasir Bajing, Garut, Jawa Barat, dengan luas sekitar 4 hektare. Di Papua Tengah, kebakaran di Kabupaten Nabire diperkirakan melanda area seluas sekitar 3 hektare.
Data tersebut menunjukkan penanganan karhutla BNPB mencakup wilayah yang tersebar di Kalimantan, Jawa, Maluku, Sulawesi, Jawa Barat, hingga Papua Tengah. Dari total luasan yang dilaporkan, sebagian telah ditangani, sementara ratusan hektare lainnya masih menjadi fokus penanganan intensif.



