SBCNews.id – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu mendorong warga memperkuat ketahanan pangan melalui penanaman jagung dan sayuran dengan metode hidroponik di tengah keterbatasan lahan.
Ketua Tim Penggerak PKK setempat, Indah Susanti, mengatakan budidaya hidroponik menjadi solusi efektif bagi masyarakat kepulauan yang memiliki ruang tanam terbatas. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, program ini menjawab kebutuhan pangan lokal sekaligus meningkatkan kemandirian warga. “Meski lahan terbatas, hasil panen tetap optimal dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan panen dilakukan bersama Suku Dinas KPKP di lokasi Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri. Dari lokasi tersebut, warga berhasil memanen berbagai komoditas, antara lain cabai sebanyak 5 kilogram, kangkung 12 kilogram, selada 1 kilogram, sawi 7 kilogram, terong 3 kilogram, bayam 8 kilogram, serta daun singkong 2 kilogram.
Program ini melibatkan warga setempat sebagai pelaku utama, dengan dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan bibit dan pendampingan teknis.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat Kepulauan Seribu mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah kepulauan.



