SBCNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menabuh genderang perang melawan krisis sampah. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, baru saja menandatangani perjanjian kerja sama proyek strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya sebagai solusi permanen mengatasi status “darurat sampah” di wilayah tersebut.
Penandatanganan bersejarah ini dilakukan di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta pada Selasa (21/4). Langkah ini melibatkan kolaborasi besar antara Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, Pemprov Jawa Barat, serta mitra swasta PT Weiming Nusantara Bogor New Energy.
Bupati Rudy menjelaskan bahwa proyek PSEL ini bukan sekadar upaya membuang sampah, melainkan sistem pengolahan modern yang mengubah beban lingkungan menjadi aset bernilai ekonomi.
“Persoalan yang dihadapi Kabupaten Bogor saat ini tidak hanya banjir dan tanah longsor, tetapi juga darurat sampah yang harus ditangani serius. Ini adalah langkah konkret menghadirkan sistem pengelolaan yang berkelanjutan,” tegas Rudy di Cibinong, Rabu (22/4).
Melalui teknologi PSEL, tumpukan sampah yang selama ini membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan dikonversi menjadi energi listrik ramah lingkungan. Inovasi ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus menjawab tantangan kebutuhan energi di masa depan.
Proyek lintas wilayah Bogor Raya ini menjadi prototipe pengelolaan sampah terintegrasi di Jawa Barat. Dengan keterlibatan pihak swasta dan pengawasan pemerintah pusat, Rudy optimistis wajah lingkungan di Kabupaten Bogor akan berubah lebih bersih dan mandiri secara energi dalam beberapa tahun ke depan.
