JAKARTA SBCNews.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bergerak cepat menanggapi kasus wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter magang (internship) lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri). Tim investigasi terpadu telah diterjunkan untuk mengusut adanya dugaan beban kerja berlebih atau overwork sebagai pemicu memburuknya kondisi kesehatan sang dokter.Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa tim tersebut merupakan gabungan dari berbagai unsur penting di bawah Kemenkes.
“Kemenkes telah mengirimkan tim investigasi terpadu yang terdiri dari Inspektorat Jenderal, Ditjen SDM Kesehatan, Ditjen Kesehatan Lanjutan, dan tim ahli profesi untuk melakukan penelusuran menyeluruh,” ujar Aji dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).
Kondisi Sempat Kritis
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi kesehatan dr. Myta dilaporkan menurun drastis sebelum mengembuskan napas terakhir. Bahkan, saturasi oksigen almarhumah sempat menyentuh angka di bawah 80 persen, yang menunjukkan kondisi kegawatdaruratan medis serius.
Aji memastikan bahwa investigasi ini akan dilakukan secara komprehensif tanpa melewatkan detail sekecil apa pun. Ruang lingkup pemeriksaan mencakup aspek pelayanan medis di tempat korban bertugas hingga prosedur tata kelola wahana internship.”Investigasi meliputi beban kerja, pendampingan peserta, serta proses skrining kesehatan sebelum penempatan,” tambah Aji.
Audit Rekam Medis dan Kesaksian Rekan
Selain meninjau sistem kerja, tim investigasi akan melakukan audit mendalam terhadap rekam medis almarhumah dan menelusuri kembali proses pemeriksaan kesehatan awal (medical check-up) saat dr. Myta pertama kali masuk program.Pihak Kemenkes juga mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, rekan sejawat, pendamping magang, hingga tenaga medis yang menangani dr. Myta saat masa kritisnya.
Di sisi lain, Kemenkes menyampaikan duka cita yang mendalam atas hilangnya salah satu talenta medis muda tersebut. “Kemenkes menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy, serta belasungkawa kepada keluarga dan sejawat,” pungkasnya.
