HomeNasionalPW IKAPETE Jatim Dukung Pembersihan Internal Polri, Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

PW IKAPETE Jatim Dukung Pembersihan Internal Polri, Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

SBCNEWS.id – Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (PW IKAPETE) Jawa Timur menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Polri dalam menegakkan hukum dan melakukan pembenahan internal institusi. Dukungan tersebut disampaikan menyusul penetapan sejumlah anggota Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap pejabat negara.

Ketua PW IKAPETE Jatim, KH Roisudin Bakri, didampingi Sekretaris PW IKAPETE Jatim, KH Moh. Saiful Bachri, menilai penanganan perkara tersebut menjadi ujian penting bagi komitmen penegakan hukum di tubuh kepolisian.KH Roisudin atau yang akrab disapa Cak Rois mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto bersama jajaran Bareskrim Polri dalam mengusut dugaan pelanggaran tersebut.

Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara objektif dan tidak membedakan jabatan maupun kedudukan seseorang. Ia menilai tindakan terhadap anggota internal yang diduga menyalahgunakan kewenangan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat integritas institusi.Ia juga berharap langkah tersebut dapat membantu memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mendorong reformasi internal yang berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris PW IKAPETE Jatim, KH Moh. Saiful Bachri, mengimbau para alumni Pesantren Tebuireng, santri, serta masyarakat Jawa Timur agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh spekulasi yang beredar di media sosial.Ia mengingatkan bahwa kasus dugaan penyadapan ilegal merupakan persoalan sensitif yang perlu disikapi secara bijak. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan proses penyidikan.

PW IKAPETE Jatim juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah selama proses hukum berlangsung.Selain itu, organisasi tersebut mengajak jaringan alumni dan pesantren untuk mengawal proses penegakan hukum melalui pendekatan spiritual. Di antaranya dengan memperbanyak doa, menggelar istighotsah, serta membaca qunut nazilah demi memohon keselamatan, keadilan, dan ketenteraman bangsa.

Melalui pernyataan tersebut, PW IKAPETE Jatim berharap penyidikan kasus dugaan penyadapan ilegal dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Organisasi ini juga berharap penanganan perkara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat integritas aparat penegak hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here