Karhutla Ganggu 1.673 Penerbangan Domestik, Ratusan – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 1.673 penerbangan domestik terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026. Dampak tersebut meliputi keterlambatan, pembatalan, pengalihan, hingga penerbangan yang kembali ke bandara keberangkatan.
Dilansir dari detikcom, Selasa (13/10/2026), data tersebut dihimpun melalui pemantauan dan koordinasi dengan otoritas bandara, penyelenggara bandar udara, penyedia layanan navigasi penerbangan, serta operator penerbangan.Dari total penerbangan terdampak, sebanyak 745 mengalami keterlambatan, 907 dibatalkan atau ditunda, 15 dialihkan ke bandara lain, dan enam penerbangan kembali ke bandara keberangkatan (return to base).Kemenhub menyebut gangguan terjadi akibat menurunnya jarak pandang yang dipengaruhi asap karhutla.
Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran operasional penerbangan dan memerlukan penyesuaian demi menjaga keselamatan perjalanan udara.Data ini menjadi perhatian bagi penyelenggara penerbangan untuk terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang di bandara terdampak, serta mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.



