SBCNEWS.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa tersebut.
Ia juga mendoakan agar para korban luka segera pulih.“Kami dari Polda Jawa Timur menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya tiga orang dalam peristiwa ini. Kami juga mendoakan para korban yang mengalami luka agar segera mendapatkan kesembuhan,” ujar Jules.Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, sekitar pukul 09.00 WIB, sebanyak 12 orang yang terdiri atas petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api, dan karyawan art hotel menuju lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, petugas dan relawan di lokasi menerima informasi bahwa sejumlah orang yang terlibat dalam upaya pemadaman diduga terjebak di sekitar area kebakaran.Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan enam orang menjadi korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.“Berdasarkan informasi awal yang kami terima, terdapat enam korban. Tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar. Saat ini penanganan terhadap para korban menjadi prioritas,” jelas Jules.Satu korban luka bakar dirujuk ke RSUD Tongas untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, dua korban lainnya mendapatkan penanganan di Puskesmas Sukapura.Hingga kini, identitas lengkap korban serta kondisi medis para korban luka masih dalam proses pendataan dan konfirmasi dengan pihak terkait.Di sisi lain, penanganan kebakaran masih berlangsung dengan melibatkan unsur TNBTS, personel kepolisian, relawan, masyarakat, serta pihak terkait lainnya.Personel kepolisian di wilayah setempat juga melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi kejadian.Jules menegaskan bahwa penyebab kebakaran maupun rangkaian peristiwa yang mengakibatkan jatuhnya korban masih dalam proses pendalaman. Pihaknya meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan di lapangan diperoleh.“Untuk penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia dan luka, masih dilakukan pendalaman.
Kami tidak ingin berspekulasi sebelum memperoleh fakta yang cukup dari hasil pemeriksaan di lapangan,” tegasnya.Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat agar tidak mendekati kawasan yang masih terdampak kebakaran dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.“Prioritas saat ini adalah keselamatan masyarakat, penanganan para korban, serta mendukung seluruh unsur yang bekerja untuk mengendalikan kebakaran. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan berdasarkan hasil penanganan dan pendalaman di lapangan,” pungkas Jules.Kategori: PeristiwaTag: Karhutla, TNBTS, Bromo, Probolinggo, Kebakaran Hutan, Polda Jawa Timur, Jules Abraham Abast, Korban Kebakaran
