HomeNasionalKAI Palembang Layani 1.160 Wisman hingga Triwulan III 2026

KAI Palembang Layani 1.160 Wisman hingga Triwulan III 2026

Jumlah pengguna kereta api dari kalangan wisatawan mancanegara menurun dibandingkan periode yang sama pada 2025 dan 2024.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang melayani 1.160 wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api untuk menjelajahi wilayah Sumatera Bagian Selatan atau Sumbagsel selama Januari hingga September 2026.

Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menyampaikan data tersebut di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu. Menurut dia, kereta api memiliki peran dalam memperkuat konektivitas pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Jumlah wisman pengguna kereta api itu tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada dua tahun sebelumnya. Pada Januari-September 2025, KAI Divre III Palembang melayani 1.377 wisman, sedangkan pada periode yang sama 2024 jumlahnya mencapai 1.560 orang.

Kertapati menjadi stasiun dengan pengguna wisman terbanyak

Dari sejumlah stasiun di wilayah kerja KAI Divre III Palembang, Stasiun Kertapati di Kota Palembang mencatat jumlah pengguna wisman paling tinggi, yakni 618 orang sepanjang Januari-September 2026.

Stasiun Lubuk Linggau berada di urutan berikutnya dengan 239 wisman. Setelah itu, Stasiun Lahat mencatat 111 orang, Stasiun Prabumulih 79 orang, dan Stasiun Muara Enim 73 orang.

Sebaran tersebut memperlihatkan penggunaan kereta api untuk menghubungkan wisatawan dengan berbagai wilayah yang memiliki karakter daya tarik berbeda. Destinasi yang dapat dijangkau mencakup kawasan wisata alam, sejarah, budaya, serta pusat aktivitas ekonomi.

Lubuk Linggau, misalnya, memiliki sejumlah tujuan wisata seperti Air Terjun Temam, Bendungan Watervang, dan Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya. Sementara itu, Kabupaten Lahat menjadi salah satu akses menuju destinasi Pagar Alam, Bukit Serelo, dan Air Terjun Curup Maung.

Aida mengatakan kereta api bukan hanya berfungsi sebagai sarana perpindahan antar kota. Moda transportasi tersebut juga menjadi penghubung wisatawan dengan beragam potensi destinasi di kawasan Sumbagsel.

Kunjungan wisman dinilai membuka peluang ekonomi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan yang dirilis hingga Agustus 2026, kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Selatan mencapai 7.219 kunjungan.

Kehadiran wisatawan mancanegara berpotensi memberi dampak ekonomi kepada masyarakat melalui belanja wisata, penggunaan akomodasi, konsumsi kuliner, serta pembelian produk unggulan daerah. Semakin luas wilayah yang dijangkau wisatawan, semakin terbuka pula peluang ekonomi di daerah-daerah yang terhubung dengan jaringan transportasi.

Aida menilai konektivitas transportasi yang baik penting untuk membantu pemerataan manfaat pariwisata sekaligus memperkuat daya tarik destinasi di Sumbagsel.

Penggunaan kereta api juga disebut sejalan dengan upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan. Sebagai angkutan massal, kereta api berpotensi menghasilkan emisi per penumpang yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, khususnya ketika tingkat keterisian penumpang berada pada kondisi optimal.

KAI siapkan peningkatan layanan perjalanan

Untuk memenuhi kebutuhan perjalanan wisatawan, KAI Divre III Palembang berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat digitalisasi perjalanan, serta mendukung integrasi antarmoda. Langkah tersebut ditujukan agar perjalanan wisatawan berlangsung lebih mudah, nyaman, dan efisien.

Aida berharap layanan kereta api semakin dipilih wisatawan mancanegara untuk mengunjungi berbagai destinasi di Sumatera Bagian Selatan. Dengan meningkatnya konektivitas, perjalanan wisata diharapkan turut memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments