HomeInfrastruktur digitalJembatan Shortcut Enang-Enang Pangkas Waktu Tempuh Bireuen–Takengon 10 Menit

Jembatan Shortcut Enang-Enang Pangkas Waktu Tempuh Bireuen–Takengon 10 Menit

SBCNews.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan jembatan shortcut di kawasan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sebagai solusi permanen untuk meningkatkan konektivitas jalan nasional sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap bencana.Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, jembatan baru akan dibangun pada trase yang berbeda dari jembatan lama.

Keputusan tersebut diambil setelah hasil kajian teknis menunjukkan lokasi jembatan lama memiliki tingkat kerawanan geologi dan hidrometeorologi yang tinggi sehingga tidak lagi layak dijadikan lokasi pembangunan permanen.”Berbeda dengan jembatan sebelumnya, jembatan shortcut dirancang di trase baru yang lebih efisien sekaligus lebih aman dari sisi geologi dan hidrologi.

Kehadirannya tidak hanya memulihkan akses pascabencana, tetapi juga meningkatkan keandalan jaringan jalan nasional,” ujar Dody.Sebagai jalur pintas, jembatan tersebut diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan Bireuen–Takengon hingga sekitar 10 menit. Infrastruktur baru ini akan memiliki bentang sepanjang sekitar 380 meter dengan lebar 12 meter sehingga mampu melintasi lembah tanpa banyak pilar di tengah sungai, yang dinilai lebih aman dari ancaman gerusan akibat banjir.

Secara teknis, jembatan akan ditopang dua pilar utama setinggi sekitar 30 meter dan 55 meter, dilengkapi dua abutment setinggi sekitar 7 meter serta pondasi bored pile berdiameter 1,5 meter. Jembatan juga dirancang mampu dilalui kendaraan logistik dengan beban hingga 30 ton untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari kawasan Dataran Tinggi Gayo menuju Pelabuhan Krueng Geukueh maupun wilayah pesisir Aceh.

Dody menegaskan pemerintah tidak akan membangun kembali jembatan permanen di lokasi lama. Sebagai gantinya, jembatan yang ada akan diperkuat agar tetap dapat digunakan secara terbatas selama proses pembangunan berlangsung.Selain pembangunan jembatan shortcut, Kementerian PU juga akan meningkatkan ruas Jalan Werlah di Kecamatan Pintu Rime Gayo dengan memperlebar badan jalan dari sekitar 4 meter menjadi 6 meter, serta membangun dua jembatan pada jalur alternatif.

Dengan pengembangan tersebut, masyarakat nantinya akan memiliki tiga pilihan akses, yakni melalui Jembatan Enang-Enang yang diperkuat, jalur Werlah yang ditingkatkan, dan jembatan shortcut baru.Saat ini, Kementerian PU masih menyelesaikan tahap persiapan pembangunan, meliputi penyusunan desain dasar dan proses tender konstruksi.

Pembangunan ditargetkan berlangsung secara bertahap pada periode 2026–2028 dengan mengutamakan aspek keselamatan konstruksi, kualitas bangunan, serta ketahanan terhadap potensi bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here