HomePeristiwaBI Ungkap Penyebab Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar AS

BI Ungkap Penyebab Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar AS

SBCNews.id – Bank Indonesia menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dollar AS dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, mengatakan eskalasi konflik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia tetap tinggi. Kondisi tersebut meningkatkan risiko inflasi global dan mendorong investor menarik modal dari negara berkembang, termasuk Indonesia.Selain faktor eksternal, tekanan terhadap rupiah juga berasal dari tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri.

Permintaan dollar AS meningkat akibat repatriasi dividen perusahaan dan pembayaran utang luar negeri yang jatuh tempo.Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia menegaskan akan terus melakukan intervensi di pasar keuangan melalui transaksi NDF, DNDF, pasar spot, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

BI juga memperkuat koordinasi dengan pelaku pasar dan korporasi guna menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.Di sisi lain, BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction (LCT) bersama sejumlah negara mitra seperti China, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS dan meminimalkan risiko fluktuasi nilai tukar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here