HomeUmumPrabowo Ingin Tingkatkan Jumlah Konser K-pop di Indonesia

Prabowo Ingin Tingkatkan Jumlah Konser K-pop di Indonesia

SBCNews.id — Pemerintah Indonesia berencana membuka peluang lebih besar bagi industri hiburan global, khususnya gelombang musik Korea atau K-pop, untuk berkembang di Tanah Air. Presiden RI, Prabowo Subianto, disebut ingin meningkatkan jumlah konser K-pop di Indonesia sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral dengan Korea Selatan.

Rencana tersebut diungkap oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono, dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (22/4). Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan hasil pembahasan antara Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, dalam pertemuan yang berlangsung pada 1 April lalu.

Menurut Sugiono, peningkatan jumlah konser K-pop bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bagian dari strategi diplomasi budaya. Indonesia dinilai sebagai salah satu pasar terbesar bagi K-pop di Asia Tenggara, dengan basis penggemar yang terus tumbuh pesat.

“Kerja sama ini mencerminkan hubungan yang semakin erat antara kedua negara, tidak hanya di bidang ekonomi dan politik, tetapi juga budaya,” ujarnya.

Masuknya lebih banyak konser K-pop juga diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Sektor pariwisata, perhotelan, hingga UMKM berpotensi meraup keuntungan dari meningkatnya aktivitas konser berskala internasional.

Selain itu, langkah ini diharapkan dapat mendorong perkembangan industri kreatif dalam negeri, termasuk peluang kolaborasi antara artis Indonesia dan Korea Selatan.

Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu basis penggemar K-pop terbesar di dunia. Setiap konser grup ternama hampir selalu disambut antusias dengan tiket yang terjual habis dalam waktu singkat.

Dengan adanya rencana ini, para penggemar berharap akses terhadap konser idola mereka akan semakin mudah dan beragam di masa mendatang.

Langkah pemerintah membuka ruang lebih luas bagi konser K-pop menandai pergeseran pendekatan diplomasi modern—di mana budaya populer menjadi jembatan strategis dalam mempererat hubungan antarnegara sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here