SBCNews.id Ambisi Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan asupan bergizi bagi anak bangsa kini bukan lagi sekadar wacana. Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan pencapaian luar biasa dengan mendirikan lebih dari 27.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hanya dalam kurun waktu satu tahun empat bulan.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, di hadapan publik Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4). Menurutnya, jaringan SPPG ini telah menyebar secara masif dari ujung barat Sabang hingga ujung timur Merauke.
“Hanya dalam waktu singkat, satu tahun empat bulan, kita berhasil membangun fondasi kuat dengan 27 ribu SPPG di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Dadan dengan penuh semangat.
Kehadiran puluhan ribu unit layanan ini bukan sekadar pembangunan fisik dapur gizi. BGN telah menciptakan ekosistem kerja baru yang melibatkan tenaga ahli secara profesional. Saat ini, terdapat 27.000 kepala unit, 27.000 ahli gizi, dan 27.000 akuntan yang mengelola operasional di setiap titik layanan.
Tak hanya itu, kekuatan utama program ini juga didorong oleh solidaritas sosial yang tinggi. Dadan mengungkapkan ada sekitar 1,1 juta relawan yang telah siap bergerak menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Artinya, mesin kita sudah panas dan siap jalan. Kita punya pasukan ahli gizi dan akuntan di tiap unit, didukung jutaan relawan demi mewujudkan misi Asta Cita Presiden Prabowo,” tambah Dadan.
Program MBG ini diharapkan tidak hanya memangkas angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan bahan baku pangan di setiap wilayah SPPG berada.
