HomeUmumDaftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia per 18 April

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia per 18 April

Baca artikel CNN Indonesia “Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia per 18 April” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260418235926-85-1349560/daftar-lengkap-harga-bbm-pertamina-di-seluruh-indonesia-per-18-april#goog_rewarded.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/


SBCNews –Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 18 April 2026. Kebijakan ini diambil di tengah tekanan global akibat lonjakan harga minyak mentah dunia yang sempat menembus US$100 per barel.

Kenaikan harga minyak dipicu memanasnya konflik geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel, yang berdampak langsung pada rantai pasok energi global dan mendorong harga komoditas energi naik signifikan.

Salah satu kenaikan paling tajam terjadi pada BBM jenis Pertamax Turbo. Di DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo melonjak dari Rp13.100 per liter—yang berlaku sejak 1 Maret 2026—menjadi Rp19.400 per liter. Kenaikan ini mencerminkan lonjakan lebih dari 40 persen dalam waktu relatif singkat.

Tidak hanya itu, BBM jenis diesel berkualitas tinggi juga mengalami kenaikan signifikan. Pertamina Dex kini dibanderol Rp23.900 per liter, naik dari sebelumnya Rp14.500 per liter. Sementara itu, Dexlite ikut terdongkrak ke kisaran Rp24.000 per liter di berbagai daerah.

Di sisi lain, Pertamina masih menahan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas konsumsi masyarakat kelas menengah yang masih bergantung pada BBM dengan nilai oktan lebih tinggi dari Pertalite.

Untuk BBM bersubsidi, pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Solar bersubsidi bertahan di angka Rp6.800 per liter. Kebijakan ini diambil guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Perbedaan harga BBM juga terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Di kawasan Sumatra seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Selatan, harga Pertamax berkisar Rp12.600 per liter, sementara Pertamax Turbo mencapai Rp19.850 per liter. Adapun di Sumatra Barat dan Riau, harga Pertamax Turbo bahkan menyentuh Rp20.250 per liter.

Wilayah dengan status Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam memiliki harga yang relatif lebih rendah untuk beberapa jenis BBM. Misalnya, di Batam, Pertamax dijual sekitar Rp11.750 per liter dan Pertamax Turbo Rp18.450 per liter.

Kenaikan harga juga konsisten pada produk diesel nonsubsidi, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, yang kini berada di rentang Rp24.150 hingga Rp24.950 per liter di sejumlah daerah.

Pengamat menilai lonjakan harga BBM nonsubsidi ini berpotensi memberikan efek berantai terhadap biaya logistik dan harga barang di tingkat konsumen. Meski demikian, keputusan pemerintah untuk menahan harga BBM subsidi dinilai menjadi bantalan penting guna meredam tekanan inflasi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ke depan, pergerakan harga BBM domestik masih akan sangat bergantung pada dinamika harga minyak dunia serta perkembangan situasi geopolitik global yang hingga kini masih diliputi ketidakpastian.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments