HomeEkbisCleaning Service Berbasis Robotik Ekspansi ke IndonesiaJakarta

Cleaning Service Berbasis Robotik Ekspansi ke IndonesiaJakarta

SBCNews.id – JAKARTA,Perusahaan jasa cleaning service berbasis teknologi robotik resmi memperluas operasinya ke Indonesia. Mengandalkan pengalaman panjang dari Malaysia, perusahaan ini membawa inovasi baru dengan penggunaan mesin robotik modern yang dinilai masih jarang diterapkan di industri kebersihan Tanah Air.Perusahaan asal Malaysia itu mengenalkan mitra usahanya di Indonesia, bersamaan momen Idul Fitri mereka menggelar halal bihalal dan menyantuni anak yatim, di sebuah resto di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat.

Hadir sejumlah manajemen antara lain Datuk Mohd Azhar Bin Baharuddin, Sahrizal, Haji Che Mohd Amin Bin Hussin, dan H. Biem T Benyamin B.Sc., M.M.Presiden Direktur CAFM, Datuk Azhar, menyebut keunggulan utama mereka terletak pada teknologi canggih serta sistem branding mandiri yang telah dikembangkan.

“Kami menggunakan mesin robotik terbaru dan teknologi modern yang akan menjadi nilai tambah di Indonesia,” ujarnya.Selain teknologi, kekuatan perusahaan juga didukung oleh tim berpengalaman. Sejumlah nama seperti Haji Amin dan Project Manager Nur Jaya disebut telah lama berkecimpung di industri cleaning service, sehingga mempercepat ekspansi dan perolehan proyek di berbagai daerah.Sementara Syahrizal mengatakan, sejak mulai beroperasi pada awal bulan, perusahaan ini telah mengantongi sejumlah proyek di beberapa wilayah, termasuk Jakarta, Bandung, Karawang, dan Yogyakarta.

Dalam waktu dekat, ekspansi akan berlanjut ke Jawa Timur dan kota-kota lain di Indonesia.Targetnya, hingga pertengahan tahun, ratusan proyek akan digarap secara bertahap. Pada bulan Mei dan Juni saja, perusahaan menargetkan lebih dari 300 proyek berjalan di berbagai lokasi.Sedangkan Biem Benyamin memgungkapkan, tak hanya fokus pada bisnis, ekspansi ini juga membuka peluang kerja besar bagi masyarakat lokal.

Perusahaan menargetkan perekrutan tenaga kerja dari sekitar lokasi proyek, dengan sistem penempatan yang mempertimbangkan jarak tempat tinggal pekerja.“Harapannya, pekerja tidak perlu menempuh jarak jauh. Idealnya maksimal dua kilometer dari lokasi kerja, sehingga lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan,”

ungkap salah satu perwakilan manajemen.Di sisi lain, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan outsourcing dan lembaga pelatihan kerja untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten.Pengalaman di Malaysia menjadi pelajaran penting, terutama terkait tantangan keterbatasan tenaga kerja.

Hal ini mendorong perusahaan beralih ke teknologi robotik sebagai solusi efisiensi, yang kini juga diterapkan di Indonesia.Meski situasi global seperti konflik geopolitik dan tekanan ekonomi sempat menjadi tantangan, manajemen optimistis industri jasa kebersihan tetap memiliki prospek cerah. Kebutuhan terhadap layanan kebersihan dinilai akan terus ada, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun.

Dengan kombinasi teknologi modern, tenaga profesional, serta ekspansi agresif, perusahaan ini optimistis dapat menjadi pemain kuat di industri cleaning service Indonesia sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja baru di berbagai daerah.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments