HomeHankamDari Rumah Reyot Menuju Hunian Layak: Harapan Warga Sukamaju Tumbuh Bersama TMMD

Dari Rumah Reyot Menuju Hunian Layak: Harapan Warga Sukamaju Tumbuh Bersama TMMD

Mili.id – Suara palu bertalu bersahutan dengan deru mesin di sudut-sudut permukiman Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Di antara tumpukan pasir dan bata yang mulai tersusun rapi, harapan baru bagi beberapa keluarga perlahan berdiri. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0508/Depok tak hanya membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan bagi warga yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni.

Memasuki hari ke-24 pelaksanaan, Jumat (6/3/2026), pembangunan tiga rumah warga yang menjadi sasaran program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kini hampir rampung. Dinding yang sebelumnya rapuh kini telah berdiri kokoh, atap yang dulu bocor mulai tergantikan dengan yang lebih layak.

Salah satunya rumah milik Ujang Fadilah di Jalan Pamoras RT 04/28. Rumah berukuran 109 meter persegi itu kini telah mencapai progres 89 persen. Dari luar terlihat dinding baru yang telah diplester, menandakan rumah tersebut segera siap dihuni kembali.

Tak jauh dari sana, rumah milik Murdiana di Jalan H. Ipit RT 04/09 juga tengah memasuki tahap akhir pembangunan. Dengan luas bangunan 134 meter persegi, progres renovasi rumah tersebut telah mencapai 87 persen. Para prajurit bersama warga terlihat bergotong royong menyelesaikan bagian-bagian akhir bangunan.

Sementara itu, rumah Saelan Abidin di Jalan H. Ipit RT 02/09 yang memiliki luas 150 meter persegi juga tak kalah pesat perkembangannya. Saat ini pengerjaan rumah tersebut telah mencapai 85 persen.

Pembangunan ini bukan hanya hasil kerja para prajurit. Di lapangan terlihat kolaborasi berbagai pihak yang bahu-membahu mewujudkan hunian layak bagi warga. Sebanyak 89 personel TNI AD, 10 personel TNI AL, dan 6 personel TNI AU diterjunkan dalam kegiatan ini. Dukungan juga datang dari 10 personel Polri, 35 personel pemerintah daerah, 10 aparat pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Peralatan berat dan perlengkapan kerja turut membantu mempercepat proses pembangunan. Di lokasi tampak satu unit roller vibrator, satu unit stamper, satu unit genset, lima set peralatan pertukangan, hingga satu unit excavator yang digunakan untuk menunjang pekerjaan.

Cuaca yang relatif bersahabat juga menjadi faktor pendukung. Pagi hari yang cerah memberi ruang bagi para pekerja untuk memulai aktivitas sejak awal, sementara langit mendung pada siang hingga sore hari tidak menghambat proses pengerjaan.

Di tengah aktivitas pembangunan tersebut, semangat kebersamaan terasa kuat. Program TMMD memang dirancang bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Melalui program ini, rumah-rumah yang dulunya rapuh kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak. Bagi warga Sukamaju, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan—melainkan titik awal kehidupan yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here