SBCNews.id — Pagi di kawasan GDC Sektor Gardenia Blok Q, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, terasa berbeda pada Jumat (6/3/2026). Deru alat berat berpadu dengan suara cangkul dan tawa warga yang ikut membantu pekerjaan. Perlahan tapi pasti, jalan yang sebelumnya hanya berupa tanah kini berubah menjadi jalur pengerasan yang kokoh.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0508/Depok membawa perubahan nyata bagi warga sekitar. Pada hari ke-24 pelaksanaan, sasaran fisik berupa pengerasan jalan sepanjang 222 meter dengan lebar 4,5 meter berhasil diselesaikan 100 persen.
Bagi masyarakat sekitar, jalan ini bukan sekadar proyek pembangunan. Jalan tersebut menjadi penghubung aktivitas harian warga—mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, pedagang yang mengangkut barang dagangan, hingga warga yang beraktivitas menuju pusat kota.
Pengerjaan jalan itu melibatkan berbagai unsur. Sebanyak 89 personel TNI AD, 10 personel TNI AL, dan 6 personel TNI AU turun langsung di lapangan. Mereka bekerja berdampingan dengan 10 personel Polri, 35 personel pemerintah daerah, 10 aparat pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang turut bergotong royong.
Kolaborasi tersebut terlihat sejak pagi. Beberapa prajurit mengoperasikan alat berat, sementara lainnya membantu meratakan material. Di sisi lain, warga dengan semangat gotong royong ikut menyiapkan bahan dan merapikan area sekitar jalan.
Untuk mempercepat proses pembangunan, sejumlah peralatan dikerahkan di lokasi. Di antaranya satu unit roller vibrator, satu unit stamper, satu unit genset, lima set peralatan pertukangan, serta satu unit excavator yang membantu proses pengerjaan.
Cuaca pada hari itu relatif bersahabat. Langit cerah di pagi hari memberi semangat bagi para pekerja, sementara awan mendung yang datang menjelang siang hingga sore tidak menghambat jalannya kegiatan.
Sepanjang pelaksanaan TMMD di wilayah tersebut, situasi keamanan dilaporkan aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Hal ini memungkinkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga tahap penyelesaian.
Program TMMD sendiri bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah. Melalui pembangunan infrastruktur seperti jalan, diharapkan mobilitas warga semakin mudah dan roda perekonomian masyarakat setempat dapat bergerak lebih cepat.
Kini, jalan baru itu berdiri sebagai bukti kerja bersama. Di atas hamparan pengerasan sepanjang 222 meter tersebut, harapan warga untuk akses yang lebih baik mulai menemukan jalannya.
