HomePemerintahan23 Angkutan Tak Laik Jalan Terjaring Razia Jelang Lebaran di Terminal Joyoboyo

23 Angkutan Tak Laik Jalan Terjaring Razia Jelang Lebaran di Terminal Joyoboyo

SBCNews.id – Menjelang masa angkutan Lebaran, Dinas Perhubungan Kota Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar inspeksi mendadak terhadap armada angkutan umum di Terminal Joyoboyo.

Hasilnya, puluhan kendaraan kedapatan tidak memenuhi kelengkapan dokumen maupun standar kelaikan jalan dalam dua hari pemeriksaan, sebanyak 23 kendaraan terjaring rinciannya, 17 unit pada hari pertama dan 6 unit pada hari kedua.

Temuan ini menjadi alarm serius bagi otoritas terkait kesiapan armada menghadapi lonjakan penumpang selama Ramadan hingga Idulfitri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menegaskan bahwa pemeriksaan difokuskan pada empat dokumen utama, yakni izin trayek atau kartu pengawasan, buku KIR (Surat Tanda Uji Kendaraan), STNK, serta SIM pengemudi.

“Kami masih menemukan body kendaraan yang sudah rapuh, kotor, bahkan banyak dempul.

Ini berbahaya kelaikan jalan wajib diuji setiap enam bulan,” tegas Trio.Tak hanya aspek administrasi, petugas juga memeriksa kondisi teknis kendaraan.

Mulai dari fungsi lampu utama, sein, lampu rem, wiper, hingga ketebalan ban kendaraan dengan ban vulkanisir atau ketebalan kurang dari satu milimeter langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Selain itu, kapasitas penumpang juga diawasi ketat, dengan batas maksimal 12 orang termasuk sopir, dishub menegaskan, seluruh proses perpanjangan KIR dan izin trayek di Surabaya tidak dipungut biaya karena itu, tidak ada alasan bagi pemilik angkutan untuk membiarkan masa berlaku dokumen habis.

“Perpanjangan KIR dan trayek gratis kami imbau segera diurus jika sudah habis masa berlakunya,” ujar Trio.

Untuk saat ini, penindakan masih bersifat persuasif berupa surat peringatan namun, dishub memastikan langkah tegas akan diterapkan apabila pelanggaran terus ditemukan, mulai dari penilangan hingga pengandangan kendaraan bekerja sama dengan kepolisian.

Pemeriksaan serupa rencananya akan diperluas ke sejumlah terminal lain di Surabaya, seperti Terminal Bratang, Terminal Purabaya, dan Terminal Benowo selama tiga pekan ke depan.

Dishub menargetkan seluruh armada angkutan umum di Surabaya benar-benar siap secara administrasi dan teknis sebelum puncak arus mudik tiba.

“Kami ingin memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas. Jangan sampai saat Lebaran nanti justru ada armada yang membahayakan,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments