SBCNews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan mekanisme khusus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur Idul Fitri dan cuti bersama 1447 Hijriah/2026.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pada periode cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek, yakni 16–17 Februari 2026, tidak dilakukan pendistribusian MBG. Penghentian sementara juga berlaku saat awal Ramadhan, mulai 18 hingga 22 Februari 2026, dan akan kembali berjalan pada 23 Februari 2026.
Selain itu, BGN tidak menyalurkan MBG pada 18–24 Maret 2026 ke seluruh sekolah dan sasaran lainnya karena distribusi telah dilakukan lebih awal.
“Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026,” ujar Dadan, Rabu (19/2/2026).
Paket Bundling untuk Beberapa Hari
Dadan menjelaskan, makanan yang disalurkan berupa satu paket kemasan makanan sehat yang dilengkapi tiga paket bundling kemasan sehat. Paket bundling merupakan penggabungan makanan kemasan sehat untuk konsumsi beberapa hari yang diberikan sekaligus.
“Berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026,” jelasnya.
BGN menegaskan, batas maksimal daya tahan makanan yang telah diterima adalah tiga hari. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan memberikan edukasi singkat mengenai tata cara penyimpanan serta konsumsi bertahap paket bundling tersebut. Penegasan juga diberikan bahwa paket hanya diperuntukkan bagi sasaran penerima manfaat MBG.
Kelompok Rentan Tetap Dilayani
Meski terdapat penyesuaian jadwal untuk sekolah, BGN memastikan pelayanan program pemenuhan gizi nasional tetap berjalan selama Ramadhan bagi kelompok rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6–59 bulan.
Sementara itu, di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak menjalankan ibadah puasa, pendistribusian MBG tetap mengikuti jadwal normal seperti hari biasa dengan menu siap santap.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan efektivitas distribusi sekaligus menjaga kualitas dan keamanan pangan selama periode libur panjang dan bulan suci Ramadhan.



