SBCNews.id — Dalam upaya memperkuat kapasitas kader putri menghadapi tantangan informasi di era digital, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur resmi meluncurkan tujuh buku karya strategis yang dirancang sebagai acuan pembelajaran, pedoman organisasi, sekaligus panduan kaderisasi di lingkungan pelajar Nahdlatul Ulama. Peluncuran ini berlangsung dalam sebuah acara yang dihadiri pengurus, aktivis pelajar, dan tokoh pendidikan di Surabaya, Sabtu (14/2/2026).
Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Aisyah Nur Afifah Maulidiyyah, menyampaikan bahwa tujuh buku tersebut bukan sekadar sekumpulan tulisan, melainkan rangkaian karya yang menjadi fondasi intelektual dan praktis bagi kader IPPNU untuk memahami fenomena kontemporer, terutama berkaitan dengan digitalisasi, etika informasi, dan tata kelola organisasi yang modern dalam bingkai nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah.
Buku-buku tersebut mencakup tema besar seperti etika digital tanpa bias, cara tata kelola organisasi yang profesional, serta pedoman pelaksanaan kaderisasi yang terukur dan relevan dengan dinamika zaman. Menurut Aisyah, karya-karya ini menjadi alat strategis untuk mempersiapkan kader yang tidak hanya unggul dalam kompetensi tetapi juga berwawasan luas dan etis dalam bermedia sosial serta mengambil peran kepemimpinan di masyarakat. “Kita berada pada titik di mana kader IPPNU tidak hanya dituntut cakap secara organisasi, tetapi juga harus kreatif dan kritis dalam menghadapi dinamika informasi digital. Buku-buku ini hendak menjadi pegangan nyata dalam perjalanan itu,” ujar Aisyah.

Peluncuran tujuh buku ini juga disertai dengan diskusi singkat antara pengurus dan pembicara tamu, yang menekankan pentingnya literasi digital dan kepemimpinan etis di tengah banjir informasi saat ini. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menguatkan jiwa analitik dan kemampuan berpikir strategis para kader sebelum mereka terjun ke berbagai ranah sosial dan pendidikan.
Lebih jauh, Aisyah menambahkan bahwa setiap buku disusun dengan menggabungkan analisis teoritis dan praktik di lapangan, sehingga tidak hanya memberikan wawasan konseptual, tetapi juga panduan konkret untuk diterapkan dalam kegiatan kaderisasi dan aktivitas organisasi di tingkat cabang maupun ranting.
Dengan diterbitkannya buku-buku strategis ini, PW IPPNU Jawa Timur berharap dapat mencetak kader yang tidak hanya mampu mengikuti arus perubahan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan positif, khususnya dalam memanfaatkan peluang digital secara bijak dan produktif dalam kehidupan berorganisasi serta kehidupan sosial yang lebih luas.



