Tentara berjaga di dalam kedudukan pasca ledakan bom bunuh diri dari tiga pelaku menghantam markas polisi federal Pakistan dalam Peshawar, Awal Minggu (24/11/2025). Kejadian itu menewaskan tiga personel lalu melukai sedikitnya lima orang. (REUTERS/Khuram Parvez)
Polisi menyampaikan para pelaku terlebih dahulu menembak penjaga sebelum berhasil masuk ke di area markas kemudian meledakkan diri. Ledakan keras mengguncang prasarana paramiliter itu, memicu kepanikan dalam antara personel yang sedang bertugas. Dalam laporan AFP, potongan tubuh memenuhi tempat kejadian perkara (TKP).(REUTERS/Khuram Parvez)
Mohammad Asim, juru bicara Rumah Sakit Lady Reading, mengemukakan lima pendatang yang digunakan terluka telah terjadi dibawa ke rumah sakit. Mereka berada dalam menjalani perawatan intensif. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Hingga saat ini belum ada kelompok yang mana mengaku bertanggung jawab berhadapan dengan serangan mematikan tersebut. (REUTERS/Khuram Parvez)
Serangan ini kembali menyoroti meningkatnya ancaman keamanan di wilayah barat laut Pakistan, teristimewa pada sekitar Peshawar. Selama ini area yang dimaksud bermetamorfosis menjadi titik panas Pakistan dan juga Afghanistan. Hal ini terkait kelompok Tehrik-e-Taliban Pakistan (Taliban Pakistan). Mereka semakin intensif sejak Taliban kembali berkuasa di dalam Kabul pada tahun 2021. Pakistan memanas lalu mengatakan Taliban tak berupaya maksimal untuk menekan kelompok yang disebutkan juga menganggapnya melindungi Tehrik-e-Taliban. (REUTERS/Khuram Parvez)
Artikel ini disadur dari Bom Bunuh Diri Hantam Markas Polisi, TKP Dipenuhi Potongan Tubuh



