NDUGA, SBCNEWS.ID – Di berada dalam keterbatasan akses pangan bergizi ke pedalaman Papua, Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 733/Masariku tak henti menebar kepedulian. Melalui acara inovatif bertajuk “Masariku Peduli Gizi”, para pejuang penjaga perbatasan ini kembali menyentuh hati masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di Distrik Krepkuri, Kota Nduga. Pada Awal Minggu (24/11/2025), senyum ceria menghiasi wajah para siswa SD Rimba YPPK Yan Smith Mumugu 2 pada waktu menerima bingkisan makanan bergizi lengkap.
Kegiatan ini bukanlah sekadar pembagian sembako, melainkan penyajian menu makanan yang tersebut dirancang khusus untuk memenuhi keperluan nutrisi anak. Nasi hangat, lauk pauk yang dimaksud kaya protein, dan juga sajian sayuran segar berubah jadi prioritas utama. Inisiatif ini menegaskan komitmen Satgas pada upaya perbaikan gizi dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat ke wilayah perbatasan, sebuah penanaman modal jangka panjang yang mana tak ternilai harganya.
Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku, dengan tegas menyampaikan filosofi pada balik kegiatan ini. Ia meninjau kualitas generasi muda sebagai aset terbesar Papua.
“Selain menjaga stabilitas keamanan, Satgas memiliki tanggung jawab moral untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak. Mereka adalah masa depan Papua. Proyek Masariku Peduli Gizi kami jalankan agar dia berkembang sehat, kuat, serta mampu meraih prestasi, ” ujar Dansatgas, memancarkan keyakinan yang tersebut mendalam.
Sambutan hangat dari pihak sekolah berubah menjadi bukti nyata betapa acara ini sangat dibutuhkan. Ibu Sinta, Kepala Sekolah SD Rimba YPPK Yan Smith Mumugu 2, mengungkapkan rasa syukurnya yang digunakan tak terhingga. Ia bercerita tentang realitas keberadaan para siswanya yang tersebut serba terbatas, di mana makanan bergizi bukanlah kemewahan yang mana enteng didapatkan.
“Banyak siswa kami yang hidup pada kondisi serba terbatas. Mendapatkan makanan bergizi bukanlah hal yang mudah. Kami sangat berterima kasih untuk Satgas akibat peduli pada kebugaran dan juga masa depan anak-anak ke sini, ” tuturnya dengan tulus.
Lebih dari sekadar hidangan lezat, prajurit Satgas juga menyelipkan pesan-pesan berharga melalui edukasi sederhana. Mereka berbagi pengetahuan tentang pentingnya kesehatan, kebersihan diri, dan juga memberikan suntikan motivasi agar semangat belajar para siswa tak pernah padam.
Program “Masariku Peduli Gizi” ini direncanakan akan terus berlanjut kemudian diperluas ke beragam titik wilayah tugas. Dengan harapan, manfaatnya dapat menjangkau lebih lanjut sejumlah anak-anak Papua. Kehadiran Satgas Yonif 733/Masariku melalui acara ini diharapkan menjadi bagian tak terpisahkan dari solusi peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua, membekali generasi penerus dengan fondasi keseimbangan yang digunakan kokoh untuk meraih mimpi-mimpi mereka.



