SBCNEWS.ID – Semangat persatuan dan gotong royong terasa kuat di lingkungan Demak Selatan V, RT 05 RW 09, Surabaya, saat warga menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Warga dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak, pemuda, hingga orang tua, turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang disiapkan secara gotong royong.
Ketua RT 05 RW 09 Demak Selatan V, Taufik, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan tidak seharusnya hanya dirasakan setiap bulan Agustus. Menurutnya, nilai persatuan, kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

“Warga harus selalu kompak. Kemerdekaan harus kita maknai dan kita jaga seterusnya hingga akhir hayat. Kebersamaan dan keguyuban inilah yang menjadi kekuatan kita sebagai warga,” ujar Taufik.
Dari Lingkungan RT, Membangun Kota
Taufik menilai lingkungan RT memiliki peran penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat. Hubungan yang harmonis antartetangga, kepedulian terhadap sesama, serta kebiasaan saling membantu menjadi modal sosial yang memperkuat lingkungan.
Semangat tersebut juga tercermin dalam berbagai perlombaan yang digelar warga. Kegiatan ini tidak semata-mata untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat interaksi dan mempertemukan warga lintas generasi.
Pengumuman para pemenang lomba pun menjadi salah satu momen yang menambah kemeriahan acara. Warga menyambutnya dengan antusias dalam suasana sederhana namun penuh kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan Wali Kota Surabaya yang dibacakan Rizal menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan secara nyata. Istilah “berdaulat” tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, solidaritas, keamanan, kebersihan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
Pemerintah kota juga menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Surabaya yang aman, nyaman, tertib, dan sejahtera.

Mengisi Kemerdekaan dengan Kepedulian
Setelah 81 tahun Indonesia merdeka, bentuk perjuangan generasi saat ini tentu berbeda dengan para pendahulu bangsa. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan dari penjajahan, kini kemerdekaan diisi melalui karya, kepedulian sosial, dan kontribusi positif bagi lingkungan.
Semangat tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membantu tetangga yang membutuhkan, menjaga keamanan lingkungan, menciptakan kebersihan kampung, memperkuat toleransi, hingga memberi ruang bagi tumbuh kembang generasi muda.
Peringatan HUT ke-81 RI di Demak Selatan V menjadi gambaran bahwa semangat membangun bangsa tidak selalu harus dimulai dari ruang besar. Dari keluarga, lingkungan RT, hingga kampung, nilai persatuan dapat tumbuh dan menjadi kekuatan bagi pembangunan kota.
Keguyuban warga menjadi modal penting dalam menjaga persatuan sekaligus meneruskan semangat para pahlawan. Kemerdekaan yang diwariskan generasi terdahulu kini menjadi tanggung jawab generasi saat ini untuk merawat, mengisi, dan memastikan nilai-nilai perjuangan tetap hidup di tengah masyarakat.



