SBCNews. Id— Sejumlah sekolah di Indonesia mulai menerapkan sistem pembelajaran hybrid setelah libur Lebaran.
Metode ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring.Kebijakan ini didukung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai langkah adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Pihak sekolah menyatakan sistem ini memberi fleksibilitas bagi siswa, meskipun tetap memerlukan pengawasan agar proses belajar tetap efektif.



