SBCNews.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Komjen Pol. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Kamis (1/10/2026). Dedi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pergantian sejumlah pejabat pemerintahan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. Pengangkatan Dedi tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 105/P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan serta Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (1/10/2026), pengangkatan Dedi menjadi bagian dari rangkaian pergantian sejumlah pejabat yang dilakukan Presiden Prabowo pada hari yang sama.
Penunjukan Dedi menandai pergeseran dari karier panjangnya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia menuju posisi strategis di pemerintahan. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990.Karier Dedi dimulai sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Timur. Pada 1992, ia dipercaya menjadi Kapolsek Deket. Setahun kemudian, Dedi menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Lamongan.
Perjalanan kariernya berlanjut dengan sejumlah penugasan di berbagai wilayah dan satuan. Pada 1997, ia dipercaya menjadi Kapolsek Serpong, kemudian menjabat sebagai Kapuskodalops di Polres Marabahan dan Polres Banjar pada 1999.Dedi kemudian mendapat penugasan di SSDM Polri dan menjadi Sekretaris Pribadi Wakapolri pada 2004–2005.
Setelah kembali ke Jawa Timur, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan, termasuk Kabag Bin Polwil Madura dan Kakorsis SPN Mojokerto.Kariernya semakin berkembang ketika pada 2007 Dedi ditunjuk sebagai Kasat Serse Polwiltabes Surabaya. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Polresta Kediri dan pada 2009 menjabat sebagai Kapolres Lumajang.Kini, setelah bertahun-tahun berkarier di institusi kepolisian, Dedi Prasetyo mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.



