SBCNEWS.id — Perum Jasa Tirta II (PJT II) segera memulai pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung berkapasitas 100 megawatt (MW) di Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat.Direktur Utama PJT II Imam Santoso mengatakan proyek tersebut telah memasuki tahap persiapan untuk dimulai.
Sementara itu, rencana PLTS terapung berkapasitas 80 MW di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, masih dalam tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS).“Yang Jatigede yang 100 megawatt sudah akan mulai. Yang Jatiluhur ini masih dalam taraf FS,” kata Imam di Purwakarta, Sabtu.
Dilansir dari ANTARA, PJT II juga mengidentifikasi potensi pengembangan PLTS terapung hingga 2,8 gigawatt peak (GWp) di sejumlah waduk yang berada dalam wilayah kerjanya. Namun, angka tersebut masih berupa potensi dan belum menjadi kapasitas pembangkit yang terpasang.Selain Jatigede dan Jatiluhur, lima waduk lain yang mulai dijajaki untuk pengembangan PLTS terapung pada 2027 adalah Batutegi, Sindangheula, Karian, Cipanas, dan Kuningan.
PJT II juga melihat potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga air dengan sistem pumped storage hingga 760 MW. Pengembangan energi terbarukan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memanfaatkan kawasan waduk untuk mendukung ketahanan energi nasional.



