SBCNEWS..id– PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah pemberhentian 11 perjalanan kereta api (KA) jarak jauh di Stasiun Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara mulai 1 Desember 2026. Kebijakan tersebut diterapkan melalui Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat.Dari total 11 perjalanan tambahan, Stasiun Cikarang memperoleh jumlah terbanyak dengan enam KA. Sementara itu, Stasiun Bekasi mendapat tambahan tiga KA dan Stasiun Jatinegara sebanyak dua KA.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penambahan pemberhentian berlaku untuk nomor perjalanan tertentu yang telah tercantum dalam Gapeka 2026.Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan fleksibilitas bagi penumpang dalam menentukan lokasi keberangkatan maupun kedatangan sesuai kebutuhan perjalanan.“Dengan adanya tambahan pilihan pemberhentian, masyarakat dapat menyesuaikan lokasi keberangkatan atau kedatangan dengan kebutuhan perjalanan masing-masing,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).Tambahan Pemberhentian di Tiga Stasiun
Di Stasiun Bekasi, jumlah perjalanan KA jarak jauh yang berhenti meningkat dari 136 menjadi 139 perjalanan. Tiga kereta yang mendapat tambahan pemberhentian yakni KA Manahan (KA 59) relasi Solo Balapan–Gambir, KA Bangunkarta (KA 176) relasi Pasar Senen–Jombang, serta KA Tegal Bahari (KA 226) relasi Pasar Senen–Tegal.Sementara itu, Stasiun Cikarang mengalami peningkatan dari 52 menjadi 58 perjalanan. Enam KA yang akan berhenti di stasiun tersebut meliputi KA Manahan (KA 61), KA Pangandaran (KA 128), KA Parahyangan (KA 133 dan KA 134), KA Singasari (KA 149), serta KA Tawangjaya Premium (KA 213).
Dilansir dari Kompas.tv,Adapun di Stasiun Jatinegara, jumlah pemberhentian KA jarak jauh bertambah dari 94 menjadi 96 perjalanan. Dua kereta yang mendapat tambahan pemberhentian adalah KA Cakrabuana (KA 123) relasi Cirebon–Gambir dan KA Gumarang (KA 178) relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi.Anne menyebut penambahan pemberhentian tersebut juga mempertimbangkan meningkatnya aktivitas penumpang di ketiga stasiun.
Berdasarkan catatan KAI, sepanjang Januari hingga Oktober 2026 terdapat sekitar 4,64 juta aktivitas naik dan turun penumpang KA jarak jauh di Stasiun Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara. Angka tersebut meningkat 9,32 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.Stasiun Bekasi mencatat aktivitas penumpang tertinggi dengan 2,36 juta aktivitas. Berikutnya, Stasiun Jatinegara mencatat 1,56 juta aktivitas, sedangkan Stasiun Cikarang mencapai 708.640 aktivitas naik dan turun penumpang.Melalui penyesuaian jadwal dan penambahan titik pemberhentian ini, KAI berharap layanan kereta api jarak jauh semakin mudah dijangkau serta mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.



