HomePeristiwaKebakaran di Ceger Jaktim Hanguskan 3 Rumah Kontrakan, Gang Sempit Sempat Hambat...

Kebakaran di Ceger Jaktim Hanguskan 3 Rumah Kontrakan, Gang Sempit Sempat Hambat Petugas

SBCNews.id JAKARTA – Kebakaran hebat menghanguskan tiga unit rumah kontrakan di Jalan Nangka, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa pagi. Insiden yang menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 105 meter persegi tersebut diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung atau instalasi gas dari salah satu unit kontrakan.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengonfirmasi bahwa laporan pertama mengenai kejadian ini diterima oleh pihak pemadam kebakaran sekitar pukul 04.51 WIB.

“Penyebab kebakaran diduga adanya kebocoran gas di kontrakan itu. Begitu menerima laporan, kita langsung luncurkan unit-unit dari pos terdekat untuk melaksanakan operasi pemadaman dan melokalisir api,” ujar Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Suhudi, di Jakarta, Selasa.

Untuk menaklukkan si jago merah, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menerjunkan sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran lengkap dengan 70 personel ke lokasi kejadian.

Kendati demikian, proses pemadaman sempat diwarnai kendala teknis akibat kondisi pemukiman padat. Petugas di lapangan terhalang oleh akses jalan dan gang menuju titik api yang tergolong cukup sempit, sehingga kendaraan besar damkar tidak mampu mendekat langsung ke lokasi.

“Dalam penanganan ini kami mengalami kendala akses. Jalan dan gang menuju lokasi cukup sempit, sehingga mobil pemadam tidak bisa langsung mendekati titik kebakaran. Petugas harus menarik rangkaian selang yang cukup panjang dari posisi armada menuju titik lokasi,” terang Suhudi menjelaskan.

Berkat kesiapsiagaan petugas, kobaran api berhasil dilokalisir pada pukul 05.10 WIB agar tidak merembet ke pemukiman warga sekitarnya. Proses dilanjutkan dengan tahap pendinginan hingga pukul 06.15 WIB guna memastikan seluruh titik api telah benar-benar padam.

Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah ini, sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) yang mendiami kontrakan milik Cristina tersebut harus kehilangan tempat tinggal dan dipaksa mengungsi sementara waktu. Pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur bersama instansi terkait hingga saat ini masih melakukan pendataan serta penghitungan total kerugian materiil akibat musibah kebakaran tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments