HomeHukumKasus Suap Opini WTP Muara Enim: Anggota BPK Bobby Adhityo Penuhi Panggilan...

Kasus Suap Opini WTP Muara Enim: Anggota BPK Bobby Adhityo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

SBCNews.id JAKARTA — Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Bobby Adhityo Rizaldi, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (16/7/2026) pagi. Bobby dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait audit laporan keuangan yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Bobby tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.55 WIB. Mengenakan baju batik bernuansa biru, Bobby memilih irit bicara dan enggan berkomentar banyak mengenai detail materi pemeriksaannya sebelum langsung bergegas memasuki lobi gedung.

“Kita hadir hari ini,” ujar Bobby singkat kepada wartawan sebelum naik ke ruang pemeriksaan.

Dugaan Manipulasi Audit: Ubah Status WDP Jadi WTP

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Anggota V BPK ini sangat krusial untuk mengurai konstruksi perkara secara utuh. Keterangan Bobby diperlukan untuk memperkuat alat bukti serta memperjelas peran para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus korupsi ini.

Kasus ini sendiri membidik dugaan kongkalikong dalam proses pengubahan temuan hasil audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatra Selatan. Manipulasi hasil audit tersebut diduga sengaja dilakukan demi mendongkrak status opini keuangan daerah.

“Pemeriksaan tersebut dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait audit laporan keuangan oleh BPK di Kabupaten Muara Enim, Sumsel. Di mana dari dugaan pengubahan temuan audit tersebut, menjadikan status opini untuk Pemkab Muara Enim juga berubah dari WDP (Wajar Dengan Pengecualian) menjadi WTP (Wajar Tanpa Pengecualian),” terang Budi Prasetyo kepada awak media.

Rumah Dinas Sempat Digeledah, Bukti Elektronik Disita

Kehadiran Bobby di Gedung Merah Putih KPK hari ini merupakan rentetan dari langkah agresif tim penyidik sebelumnya. Dua hari yang lalu, tepatnya Selasa (14/7), tim penyidik KPK telah bergerak melakukan penggeledahan di rumah kediaman Bobby yang berlokasi di wilayah Jakarta.

Dari operasi penggeledahan tersebut, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti krusial berupa dokumen elektronik yang diduga kuat berkaitan langsung dengan pelarian aliran dana atau rekayasa opini audit tersebut.

“Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik. Bukti tersebut nantinya akan diekstrak untuk kebutuhan pendalaman informasi serta melengkapi bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara,” kata Budi pada kesempatan sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap Bobby Adhityo Rizaldi masih berlangsung intensif di lantai atas Gedung KPK. Kasus ini kembali mencoreng kredibilitas pemberian opini WTP yang selama ini menjadi standar kepatuhan pengelolaan anggaran di lingkungan pemerintah daerah

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments