HomeBencana AlamKarhutla Kalimantan-Sumatera Jadi Sorotan Leonardo DiCaprio, Orangutan Terancam Kehilangan Rumah

Karhutla Kalimantan-Sumatera Jadi Sorotan Leonardo DiCaprio, Orangutan Terancam Kehilangan Rumah

SBCNEWS.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia mendapat sorotan dari aktor Hollywood sekaligus aktivis lingkungan Leonardo DiCaprio. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kerusakan hutan di Kalimantan dan Sumatera yang turut mengancam keberlangsungan hidup satwa liar.

DiCaprio membahas kondisi karhutla tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @leonardodicaprio. Dalam unggahannya, ia menyebut lebih dari 2 juta acre atau sekitar 800.000 hektare hutan di Kalimantan dan Sumatera telah terbakar.

Menurut DiCaprio, perubahan iklim turut memperparah kondisi hutan di Kalimantan. Suhu yang semakin panas dan kondisi hutan yang lebih kering membuat kawasan tersebut menjadi semakin mudah terbakar.

Ia juga menyoroti aktivitas manusia yang kerap menjadi pemicu kebakaran, terutama pembukaan kawasan hutan untuk kepentingan pertanian.

Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem, tetapi juga memperburuk persoalan perubahan iklim. DiCaprio menjelaskan bahwa kebakaran lahan gambut dapat melepaskan cadangan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer.

Kondisi tersebut dinilai semakin memperburuk krisis iklim sekaligus mengancam keanekaragaman hayati.

Orangutan Kehilangan Habitat

Salah satu hal yang paling disoroti DiCaprio adalah dampak karhutla terhadap orangutan Kalimantan. Satwa endemik tersebut harus menghadapi ancaman kehilangan habitat akibat hutan yang terbakar.

Dalam unggahannya, DiCaprio menyebut orangutan terlihat berusaha melarikan diri dari kawasan hutan yang dilalap api.

Beberapa orangutan yang terdampak bahkan telah berhasil diselamatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Kalimantan Tengah dengan dukungan BOS Foundation.

Satwa-satwa tersebut kemudian mendapatkan perawatan dari tim dokter hewan.

Selain orangutan, DiCaprio juga menyoroti keberadaan owa janggut putih Kalimantan. Satwa yang sebagian besar menghabiskan hidupnya di atas pepohonan itu menghadapi kesulitan untuk menyelamatkan diri ketika kebakaran melanda kawasan habitatnya.

Karhutla 2026 Meluas

Karhutla di Indonesia sepanjang 2026 tercatat terjadi di sejumlah wilayah. Pada periode Januari hingga Juni 2026, luas lahan yang terbakar di lima provinsi di Kalimantan mencapai 57.081,33 hektare.

Luas tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan total lahan terbakar di Kalimantan sepanjang 2025 yang mencapai 55.717,27 hektare.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan enam provinsi sebagai wilayah prioritas penanganan karhutla. Keenamnya adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Memasuki pertengahan September 2026, pusat kebakaran hutan dan lahan juga mulai bergeser ke sejumlah wilayah di Sumatera.

Bukan Pertama Kali Soroti Hutan Indonesia

Kepedulian Leonardo DiCaprio terhadap persoalan lingkungan di Indonesia bukan kali pertama ditunjukkan.

Pada 2016, ia pernah mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatera. Dalam kunjungan tersebut, DiCaprio bertemu dengan orangutan Sumatera di salah satu stasiun penelitian.

Yayasan yang didirikannya juga disebut pernah memberikan bantuan sebesar 15 juta dolar AS untuk mendukung upaya pemulihan lingkungan di Sumatera.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada Juni 2019, DiCaprio kembali mengangkat persoalan orangutan Kalimantan. Ia menyoroti ancaman terhadap populasi satwa tersebut akibat kerusakan hutan dan perburuan liar.

Sorotan terbaru DiCaprio terhadap karhutla Indonesia kembali menggarisbawahi bahwa kebakaran hutan bukan hanya persoalan hilangnya tutupan lahan, tetapi juga menyangkut keselamatan manusia, perubahan iklim, serta masa depan satwa yang kehilangan habitatnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments