BMKG memastikan masyarakat dapat menyaksikan fenomena ini secara langsung dengan mata telanjang.
SBCNews.id– Fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada 3 Maret 2026 dapat disaksikan langsung tanpa menggunakan alat bantu khusus. Masyarakat tidak perlu khawatir karena peristiwa astronomi ini dinyatakan aman untuk dilihat dengan mata telanjang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa berbeda dengan gerhana matahari yang berisiko bagi kesehatan mata, gerhana bulan tidak menimbulkan bahaya saat diamati secara langsung.
Saat gerhana bulan total terjadi, cahaya Matahari yang biasanya memantul ke permukaan Bulan akan tertutup oleh bayangan Bumi. Proses tersebut membuat Bulan tampak meredup dan berwarna kemerahan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mencari lokasi yang terbuka agar dapat menyaksikan fenomena ini dengan lebih jelas, terutama jika kondisi cuaca mendukung.Fenomena gerhana bulan total menjadi momen menarik bagi masyarakat untuk menikmati peristiwa langit yang jarang terjadi ini.



