SBCNEWS.id – Polda Bangka Belitung (Babel) menggelar program Minggu Kasih di Gereja Katedral Santo Yoseph Pangkalpinang, Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka komunikasi langsung dengan masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Babel Irjen Pol Agus Wijayanto, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Babel.Program Minggu Kasih merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya membangun komunikasi yang inklusif dan humanis dengan berbagai lapisan masyarakat.Dalam sambutannya, Irjen Pol Agus menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, kepolisian juga memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan aspirasi, menerima masukan, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.“Polri hadir bukan hanya dari segi penegakan hukum dan pemeliharaan Kamtibmas, tetapi juga untuk mendengarkan setiap aspirasi, menerima masukan, serta menjalin silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat. Pemeliharaan Kamtibmas memerlukan kerja sama dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat,” kata Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Babel juga mengajak seluruh jemaat Gereja Katedral Santo Yoseph untuk terus menjaga toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.Menurutnya, toleransi dan persatuan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Bangka Belitung.
“Kami mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa menjaga toleransi, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan. Hal ini sangat penting demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Bangka Belitung,” ujarnya.Kapolda berharap kegiatan Minggu Kasih dapat menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak gereja. Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat membantu berbagai persoalan sosial di masyarakat dibahas secara bersama-sama dan dicarikan solusi.
Polda Babel juga membuka ruang dialog bagi jemaat maupun masyarakat umum untuk menyampaikan kritik, saran, dan masukan terhadap kinerja kepolisian.“Kami juga membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi jemaat dan masyarakat umum untuk menyampaikan kritik, saran, maupun masukan terhadap kinerja kepolisian. Seluruh masukan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik Polda Babel,” pungkas Agus.
Melalui program Minggu Kasih, Polda Babel menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat komunikasi lintas agama, serta membangun kepercayaan publik melalui pelayanan kepolisian yang terbuka dan humanis.



