HomeHankamGaribaldi Disiapkan Jadi Andalan TNI AL Tangani Bencana, Bisa Angkut 14 Helikopter

Garibaldi Disiapkan Jadi Andalan TNI AL Tangani Bencana, Bisa Angkut 14 Helikopter

SBCNEWS.ID – Kapal induk Giuseppe Garibaldi mulai diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan penting TNI Angkatan Laut, bukan hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan kondisi peralatan di dalam kapal masih berfungsi dengan baik. Hal itu diketahui setelah dirinya bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan sejumlah pejabat pertahanan meninjau langsung bagian dalam kapal di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat berbagai ruangan sekaligus perangkat yang tersedia di dalam Giuseppe Garibaldi. Ali menyebut kondisi peralatan kapal masih mendukung untuk dioperasikan.

“Diperlihatkan bagaimana ruangan-ruangan kapal ini masih dan peralatannya masih berfungsi dengan baik,” ujar Ali.

Menurut Ali, pemanfaatan Giuseppe Garibaldi ke depan akan lebih diarahkan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu fungsi yang dinilai paling strategis adalah membantu penanganan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Kapasitas kapal dalam membawa helikopter menjadi salah satu alasan utama. Ali menilai keberadaan platform seperti Garibaldi sangat dibutuhkan Indonesia yang memiliki wilayah luas dan banyak daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur transportasi biasa.

“Jadi, kita sangat butuh kapal atau platform yang bisa membawa banyak helikopter,” katanya.

Helikopter yang dibawa kapal tersebut dapat digunakan untuk mempercepat distribusi bantuan dan logistik ke wilayah terdampak bencana. Dengan dukungan helikopter, pengiriman bantuan dapat dilakukan secara langsung menuju lokasi yang sulit dijangkau.

“Karena dengan helikopter ini logistik akan bisa banyak di-drop dengan cepat dan ke seluruh area-area yang remote, yang daerah terpencil pun dengan helikopter bisa di-drop,” lanjut Ali.

Giuseppe Garibaldi sendiri memiliki kemampuan membawa hingga 14 helikopter. Jumlah tersebut masih dapat bertambah apabila menggunakan helikopter dengan ukuran lebih kecil.

Kemampuan itu membuat kapal tersebut berpotensi menjadi pusat mobilisasi bantuan ketika terjadi bencana berskala besar, terutama di wilayah kepulauan yang membutuhkan respons cepat.

Ali pun berharap kapal yang akan menjadi bagian dari kekuatan TNI AL tersebut mampu beroperasi dalam waktu panjang. Ia berharap Giuseppe Garibaldi masih dapat digunakan hingga 15–20 tahun mendatang.

“Dan mudah-mudahan nanti akan bisa bertahan digunakan oleh TNI Angkatan Laut mungkin 15 sampai 20 tahun lagi. Mudah-mudahan,” tutur Ali.

Giuseppe Garibaldi tiba di Jakarta dan bersandar di Dermaga 107 Tanjung Priok. Kapal dengan nomor lambung 551 itu disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny, serta sejumlah pejabat lainnya.

Kapal tersebut dijadwalkan diserahkan kepada TNI Angkatan Laut pada 24 September 2026. Pada prosesi tersebut akan dilakukan reflagging atau pergantian bendera dari Italia menjadi bendera Indonesia.

Seiring masuknya kapal itu ke jajaran TNI AL, Giuseppe Garibaldi juga akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments