HomeHeadlineFISIP UWKS Buka Pintu Kolaborasi Internasional Bersama Peneliti Doktoral Prancis

FISIP UWKS Buka Pintu Kolaborasi Internasional Bersama Peneliti Doktoral Prancis

SBCNEWS.ID-Peluang memperluas jejaring akademik internasional terus dibuka Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FISIP UWKS). Salah satunya melalui kunjungan akademis Mathilde Galindo, mahasiswa program doktoral (S3) dari French Research Institute for Sustainable Development, Senin (7/9/2026).

Kedatangan peneliti asal Prancis tersebut disambut langsung Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FISIP UWKS, Dr. Abdus Sair, M.Sosio, di ruang kerjanya.

Galindo datang ke Jawa Timur untuk melakukan penelitian mengenai peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam pembangunan daerah. Penelitian tersebut dikaji melalui perspektif antropologi geografi, dengan melihat dinamika masyarakat, ruang, serta peran berbagai aktor dalam proses pembangunan.

Pertemuan dengan Dr. Abdus Sair yang berlangsung hampir satu jam tersebut pada awalnya diagendakan sebagai wawancara mendalam. Abdus Sair menjadi salah satu informan kunci dalam penelitian yang tengah dilakukan Galindo.

Namun, pertemuan tersebut berkembang menjadi diskusi akademis yang lebih luas. FISIP UWKS melihat kehadiran peneliti internasional itu sebagai peluang untuk memperkuat jejaring kerja sama global sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan antara akademisi Indonesia dan peneliti dari Prancis.

Selama menjalankan penelitian di Jawa Timur, Galindo juga dijadwalkan mendapat kesempatan berbagi pengetahuan dengan mahasiswa FISIP UWKS. Ia akan diundang sebagai salah satu pembicara utama dalam kegiatan kuliah umum.

Kehadiran peneliti internasional di ruang akademik kampus diharapkan memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa, terutama dalam memahami isu sosial dan pembangunan dari perspektif lintas negara.

Tak berhenti pada kegiatan akademik, FISIP UWKS juga membuka peluang kolaborasi di bidang publikasi ilmiah. Galindo diminta berkontribusi sebagai reviewer pada tiga jurnal terakreditasi SINTA yang dikelola FISIP UWKS.

Ketiga jurnal tersebut yakni Journal of Urban Sociology (JUS) yang terakreditasi Sinta 4, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial (JUISPOL) yang juga terakreditasi Sinta 4, serta Jurnal Tibanndharu yang telah meraih akreditasi Sinta 3.

Keterlibatan peneliti internasional sebagai reviewer diharapkan turut memperkuat kualitas proses editorial dan meningkatkan perspektif global dalam publikasi ilmiah yang dikelola fakultas.

Di tengah diskusi akademis, Galindo yang memiliki latar belakang Sosiologi-Antropologi juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap lingkungan kampus UWKS. Ia mengaku kagum dengan berbagai ornamen dan pernak-pernik khas yang menghiasi lingkungan universitas.

Menurutnya, elemen-elemen tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya yang menarik untuk diamati.

Bagi FISIP UWKS, kunjungan Galindo menjadi lebih dari sekadar agenda penelitian. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun jembatan akademik antara Surabaya dan dunia internasional.

Kolaborasi dalam penelitian, kuliah umum, hingga publikasi ilmiah diharapkan menjadi langkah awal bagi terbentuknya kerja sama yang lebih luas antara FISIP UWKS dengan peneliti maupun lembaga riset global di masa mendatang.

Dengan semakin terbukanya ruang kolaborasi internasional, FISIP UWKS berupaya menempatkan kampus bukan hanya sebagai ruang pembelajaran, tetapi juga sebagai bagian dari jejaring akademik global yang aktif dalam produksi dan pertukaran pengetahuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here