HomeKeamananDerby Jatim Membara! Ribuan Aparat Kepung Gelora Bung Tomo Demi Laga Persebaya...

Derby Jatim Membara! Ribuan Aparat Kepung Gelora Bung Tomo Demi Laga Persebaya vs Persik Berjalan Aman

SBCNews.id – Surabaya kembali menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola Jawa Timur. Laga sarat gengsi antara Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri dalam penutupan musim BRI Super League 2025-2026 dipastikan berlangsung panas sekaligus meriah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu sore. Mengantisipasi membludaknya suporter dan potensi kerawanan, sebanyak 2.699 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya Derby Jatim tersebut.

Ribuan personel yang terdiri dari Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, TNI, hingga unsur Pemerintah Kota Surabaya disiagakan di berbagai titik strategis, mulai kawasan stadion, akses pintu masuk, jalur tol, hingga pusat keramaian suporter. Pengamanan besar-besaran ini dilakukan karena pertandingan diprediksi menjadi salah satu laga dengan jumlah penonton tertinggi musim ini.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto menegaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh demi memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Sebanyak 2.699 personel gabungan kami kerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian pertandingan Persebaya melawan Persik Kediri, termasuk arus lalu lintas dan aktivitas suporter,” ujar AKBP Rosyid.

Dari total personel tersebut, Polda Jawa Timur mengerahkan 1.178 anggota yang terdiri dari Brimob, Dalmas, patroli perintis presisi, tim K-9, hingga kendaraan taktis seperti Barracuda dan Armoured Water Cannon (AWC). Sementara Polrestabes Surabaya menurunkan 982 personel dari berbagai satuan fungsi, mulai Satsamapta, Reskrim, Intelkam, Resnarkoba, Lalu Lintas hingga jajaran Polsek.

Tak hanya aparat keamanan, Pemerintah Kota Surabaya juga turut mendukung pengamanan dengan menyiapkan ambulans, tim medis, Dishub, Satpol PP, BPBD, serta armada pemadam kebakaran guna mengantisipasi situasi darurat selama pertandingan berlangsung.

Pertandingan ini bukan sekadar laga penutup musim. Derby Jatim menjadi ajang penuh gengsi yang dipastikan menyedot ribuan Bonek dan pendukung Persik Kediri. Selain itu, laga ini juga menjadi momentum seremoni penutupan musim sekaligus pelepasan skuad Persebaya musim 2025-2026.

Aparat kepolisian pun telah memetakan sejumlah potensi kerawanan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kemungkinan adanya flare, petasan, hingga penonton tanpa tiket yang mencoba memaksa masuk stadion. Kepadatan massa di area pintu masuk stadion dan jalur menuju GBT juga diprediksi meningkat tajam sejak siang hari.

Meski pengamanan dilakukan ketat, seluruh personel diminta tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada suporter. Polisi juga mengimbau seluruh penonton agar menjaga ketertiban dan tidak membawa barang berbahaya yang dapat memicu gangguan keamanan.

“Kami mengajak seluruh suporter menjadikan pertandingan ini sebagai hiburan bersama dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kondusivitas Kota Surabaya,” tegas AKBP Rosyid.

Selain pengamanan di stadion, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal seperti pencopetan, pencurian kendaraan bermotor, maupun provokasi yang dapat memicu kericuhan.

Dengan pengamanan ketat dan dukungan seluruh pihak, Derby Jatim antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri diharapkan menjadi penutup musim yang aman, meriah, dan membanggakan bagi sepak bola Jawa Timur.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments