HomePeristiwaBMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di Jawa Tengah Mulai Juli, Mayoritas Wilayah...

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di Jawa Tengah Mulai Juli, Mayoritas Wilayah Capai Puncak pada Agustus

SEMARANG – Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah memprediksi sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah mulai memasuki puncak musim kemarau pada Juli 2026. Meski demikian, sebagian besar wilayah diperkirakan baru mencapai puncak musim kemarau pada Agustus mendatang.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sebanyak 14,8 persen Zona Musim (ZOM) di Jawa Tengah diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada Juli 2026. Sementara itu, sekitar 83,3 persen ZOM diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus, sedangkan satu ZOM atau sekitar 1,9 persen baru mengalami puncak kemarau pada September.

Wilayah yang diperkirakan mengalami puncak musim kemarau paling akhir adalah Kepulauan Karimunjawa. BMKG menyebut wilayah tersebut menjadi satu-satunya zona musim di Jawa Tengah yang diprediksi mengalami keterlambatan dibandingkan kondisi normal.Secara umum, BMKG menjelaskan pola musim kemarau tahun ini tidak jauh berbeda dengan kondisi klimatologis normal.

Mayoritas wilayah diperkirakan memasuki puncak kemarau sesuai jadwal biasanya, sementara sebagian wilayah mengalami percepatan dan hanya sebagian kecil yang mengalami keterlambatan.BMKG mengimbau masyarakat, terutama di sektor pertanian, perkebunan, dan pengelolaan sumber daya air, untuk mulai mengantisipasi dampak musim kemarau.

Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan yang umumnya meningkat saat puncak musim kemarau.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments