HomeSepak BolaLamine Yamal Jadi Pahlawan Spanyol, Pecahkan Rekor Langka di Panggung Piala Dunia

Lamine Yamal Jadi Pahlawan Spanyol, Pecahkan Rekor Langka di Panggung Piala Dunia

SBCNews.id – Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, kembali mencuri perhatian dunia sepak bola. Penyerang Barcelona itu tak hanya membantu La Roja meraih kemenangan atas Arab Saudi, tetapi juga menorehkan rekor bersejarah yang membuat namanya sejajar dengan legenda Brasil, Pele.

Pada pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Minggu (21/6/2026), Yamal membuka keunggulan Spanyol saat laga baru berjalan 10 menit. Gol tersebut lahir dari kerja sama apik dengan Mikel Oyarzabal yang mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti sebelum diselesaikan dengan tenang oleh Yamal.Gol itu menjadi sangat spesial karena mengakhiri penantian panjang Spanyol untuk kembali mencetak gol di panggung Piala Dunia.

Sebelumnya, La Roja terakhir kali merobek gawang lawan pada 1 Desember 2022 lewat Alvaro Morata saat menghadapi Jepang di Piala Dunia Qatar.Artinya, Spanyol harus menunggu selama 299 menit pertandingan Piala Dunia sebelum akhirnya kembali merayakan gol berkat aksi pemain berusia 18 tahun tersebut.Tak berhenti sampai di situ, Yamal juga mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia.

Berdasarkan data Opta, ia menjadi pemain kedua berusia 18 tahun atau lebih muda yang mampu membuka skor dalam sebuah pertandingan Piala Dunia.Sebelumnya, catatan serupa hanya pernah dibuat oleh legenda Brasil, Pele, saat berusia 17 tahun ketika mencetak gol ke gawang Wales pada Piala Dunia 1958.Bagi Yamal, gol ke gawang Arab Saudi juga menjadi gol pertamanya di putaran final Piala Dunia sekaligus gol ketujuh bersama tim nasional senior Spanyol dari total 27 penampilan.

Pemain yang digadang-gadang menjadi masa depan sepak bola Spanyol itu kembali menunjukkan kematangan permainan meski usianya masih sangat muda. Pergerakannya di lini depan menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Arab Saudi sepanjang babak pertama.Setelah membantu Spanyol unggul, Yamal kemudian ditarik keluar saat jeda pertandingan bersama Mikel Oyarzabal sebagai bagian dari strategi rotasi yang telah disiapkan tim pelatih.

Penampilan gemilang Yamal menjadi sinyal positif bagi Spanyol yang tengah berupaya mengembalikan kejayaan mereka di pentas dunia. Dengan usia yang masih 18 tahun dan sederet rekor yang mulai dipecahkan, Yamal kini semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Piala Dunia 2026.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments