SBCNews.id – Samsung mengumumkan terobosan baru di bidang wearable kesehatan digital dengan klaim Galaxy Watch mampu mendeteksi tanda-tanda seseorang akan pingsan sebelum kejadian terjadi.
Teknologi ini dikembangkan Samsung Electronics bersama tim peneliti Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital melalui validasi terhadap deteksi vasovagal syncope (VVS) menggunakan Galaxy Watch6 sebagai perangkat uji.
Penelitian tersebut disebut menjadi yang pertama di dunia pada smartwatch komersial dalam memprediksi risiko pingsan secara real time.
Profesor Junhwan Cho dari Department of Cardiology menyebut sekitar 40 persen orang berpotensi mengalami vasovagal syncope sepanjang hidup mereka.
Teknologi ini bekerja dengan memantau detak jantung, perubahan aktivitas saraf, dan respons tubuh pengguna untuk memberikan peringatan dini sebelum pingsan terjadi.
Samsung berharap inovasi ini dapat meningkatkan keselamatan pengguna serta membuka peluang baru dalam pemanfaatan smartwatch untuk kesehatan preventif di masa depan.
Peluncuran dan uji klinis lanjutan akan terus dilakukan guna memastikan akurasi teknologi sebelum diterapkan secara luas pada perangkat konsumen global.
Pengembangan ini juga menjadi bagian dari strategi Samsung dalam memperkuat ekosistem kesehatan digital berbasis wearable yang terintegrasi dengan data pengguna.
Sementara itu, para peneliti menegaskan bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan lanjutan dan membutuhkan pengujian lebih luas sebelum benar-benar digunakan sebagai fitur medis resmi global di seluruh dunia saat ini.



