HomeEkbisINDEF nilai MBG dorong kesetaraan ekonomi dengan libatkan UMKM

INDEF nilai MBG dorong kesetaraan ekonomi dengan libatkan UMKM

Yogyakarta – Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Didin S Damanhuri mengkaji acara Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menggalakkan kesetaraan ekonomi dengan berpartisipasi melibatkan usaha mikro, kecil, lalu menengah (UMKM).

“Pelaksanaan MBG harus sebisa mungkin saja melibatkan para pelaku UMKM, sebanyak-banyaknya pelaku UMKM. Itu prinsip keadilannya,” kata Didin pada keterangannya yang diterima, pada Yogyakarta, Kamis.

Ia menilai, visi Presiden Prabowo Subianto yang tersebut mengupayakan pembagian merata kegiatan ekonomi dinilai sudah ada tepat. Sebab, ketimpangan pendapatan penduduk pada Indonesi tergolong masih tinggi.

Menurutnya, dibutuhkan upaya khusus untuk memeratakan kesejahteraan, dengan salah acara yang tersebut dapat menciptakan keadilan adalah MBG.

Lebih lanjut, inisiatif MBG yang dimaksud melibatkan sebanyak-banyaknya mungkin saja pelaku UMKM dapat memberikan dampak perekonomian yang tersebut sanggup dirasakan dengan segera oleh rakyat luas.

Ia pun menyoroti Astacita Pemerintahan Prabowo, khususnya poin keenam yang tersebut mencita-citakan kesetaraan ekonomi.

Agar acara MBG ini sejalan dengan poin keenam Astacita, Didin berpendapat bahwa Prabowo wajib menimbulkan arahan yang lebih besar jelas lalu terperinci.

“Cita-cita Presiden Prabowo ingin peningkatan lewat pemerataan, maka orientasi perkembangan inklusif harus dirinci. Misalnya, untuk MBG, cita-cita menurunkan stunting harus ada persiapan kemudian melibatkan sebanyak-banyaknya UMKM,” ujar beliau pula.

Selain kegiatan MBG, Didin menyatakan bahwa program-program prioritas Prabowo lainnya seperti swasembada pangan, juga penempatan dana Rp200 triliun ke bank-bank BUMN juga dapat dioptimalkan manfaatnya untuk kesejahteraan rakyat.

Ia pun menyarankan agar penyaluran kredit dari dana yang dimaksud diprioritaskan untuk pengembangan kemudian penguatan UMKM.

Kemudian mengenai inisiatif swasembada pangan, menurut Didin, ini akan berdampak nyata apabila pemerintah memberdayakan para petani untuk mewujudkannya.

“Program Food Estate, petani harus jadi core utama swasembada pangan. Harus di-setting dalam setiap area petaninya telah terlatih. Kalau kesulitan tanahnya sempit, bisa saja konsolidasi lahan,” ujar Didin pula.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini disadur dari INDEF nilai MBG dorong pemerataan ekonomi dengan libatkan UMKM

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments