HomeUmumPMI Jakarta terus Memperkuat Peran

PMI Jakarta terus Memperkuat Peran

SBCNews.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara terus memperkuat perannya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui penyelenggaraan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK). Kegiatan ini diikuti oleh 51 siswa SMK Media Karya Jakarta dan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026, di Tempat Uji Kompetensi (TUK) PMI setempat.

Pelaksanaan uji kompetensi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PMI Kota Jakarta Utara dengan LSP Asnakes Indonesia serta didukung penuh oleh fasilitas milik RS Sukmul Sisma Medika. Sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata upaya bersama dalam mencetak tenaga kesehatan muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Uji kompetensi ini dirancang untuk mengukur sejauh mana kesiapan peserta dalam menguasai keterampilan teknis sesuai dengan standar industri nasional. Sebelum memasuki tahap ujian praktik, para siswa telah menjalani Pra-USK berupa pembekalan materi serta pendampingan intensif dari asesor profesional. Tahapan ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan.

Dalam pelaksanaan ujian praktik, peserta diuji melalui berbagai simulasi prosedur klinis dengan memanfaatkan fasilitas rumah sakit, termasuk penggunaan tempat tidur pasien sebagai media praktik. Suasana ujian dibuat menyerupai kondisi nyata di lingkungan pelayanan kesehatan guna menguji ketepatan, kecepatan, serta ketelitian peserta dalam menangani pasien.

Ketua PMI Kota Jakarta Utara, Rijal, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan sekolah menengah kejuruan, khususnya di bidang kesehatan. Menurutnya, sertifikasi kompetensi memiliki nilai lebih dibandingkan sekadar ijazah formal.

“Ijazah membuktikan penyelesaian pendidikan, tetapi sertifikat kompetensi adalah pengakuan negara atas keahlian yang dimiliki. Ini menjadi bekal vital bagi para siswa untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Rijal juga menekankan pentingnya keseimbangan antara tiga aspek utama dalam dunia kerja, yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). Ketiga pilar tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMK Media Karya Jakarta, Anto, mengingatkan para siswa agar tidak hanya berorientasi pada hasil akhir berupa sertifikat. Ia menilai proses pembuktian kompetensi jauh lebih penting sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

“Ini adalah momentum bagi kalian untuk menunjukkan bahwa kalian benar-benar kompeten. Tetap fokus, percaya diri, dan jalani setiap prosedur sesuai standar yang telah ditetapkan,” pesannya kepada peserta.

Sementara itu, perwakilan asesor dari LSP Asnakes Indonesia, Devi, menjelaskan bahwa proses sertifikasi bukan sekadar ujian biasa, melainkan rangkaian penilaian komprehensif yang bertujuan mengumpulkan bukti nyata atas kompetensi peserta.

“Harapan kami, seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik sehingga mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih hasil maksimal,” ungkapnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Direktur RS Sukmul Sisma Medika, dr. Kemilau. Ia menilai bahwa kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia terus meningkat, sehingga keberadaan tenaga kerja yang tersertifikasi menjadi sangat penting.

Menurutnya, selain kemampuan teknis, tenaga kesehatan juga harus memiliki etika pelayanan yang tinggi. “Empati dan profesionalisme adalah kunci dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kompetensi teknis saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan sikap yang baik,” tegasnya.

Peserta yang dinyatakan kompeten dalam uji sertifikasi ini akan memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut menjadi bukti pengakuan negara atas kemampuan profesional yang dimiliki, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja.

Melalui kegiatan ini, PMI Kota Jakarta Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda yang unggul, khususnya di sektor kesehatan. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, langkah ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments