
SBCNews-Wajib Tahu! Ini Aturan Pakaian Peserta UTBK-SNBT 2026, Jangan Sampai Salah Kostum
Bandung — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 akan berlangsung mulai 21 hingga 30 April 2026. Di tengah persiapan menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri tersebut, peserta diingatkan untuk tidak mengabaikan satu hal penting: aturan pakaian saat ujian.
UTBK SNBT merupakan salah satu tahapan seleksi dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), yang menjadi jalur utama masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Jangan Asal Pakai, Ada Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Panitia mengingatkan bahwa pakaian yang dikenakan peserta saat UTBK bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari aturan yang wajib dipatuhi selama ujian berlangsung.
Meski terlihat sederhana, kesalahan dalam berpakaian bisa berujung pada teguran hingga berpotensi mengganggu proses masuk ruang ujian.
Peserta umumnya diminta mengenakan pakaian yang rapi, sopan, dan nyaman, seperti kemeja atau atasan berkerah serta celana panjang atau rok panjang berwarna netral. Penggunaan sandal, kaos oblong, atau pakaian yang terlalu santai biasanya tidak diperkenankan.
Antisipasi Sejak Awal
UTBK sendiri merupakan bagian dari UTBK-SNBT 2026, yaitu tes berbasis komputer yang menentukan kelulusan peserta ke berbagai perguruan tinggi negeri.
Dengan tingginya jumlah peserta setiap tahun, panitia menekankan pentingnya kedisiplinan, termasuk dalam hal penampilan. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, profesionalitas, serta kelancaran pelaksanaan ujian di berbagai pusat UTBK.
Fokus ke Ujian, Bukan Hal Teknis
Selain aturan pakaian, peserta juga diimbau untuk mempersiapkan dokumen, lokasi ujian, serta datang lebih awal agar tidak terlambat. Panitia berharap peserta dapat fokus pada pengerjaan soal tanpa terganggu oleh hal-hal teknis di luar akademik.
UTBK SNBT 2026 sendiri akan digelar selama sepuluh hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, di berbagai pusat ujian di seluruh Indonesia.
Dengan persiapan yang matang—baik dari sisi akademik maupun administratif—diharapkan peserta dapat menjalani ujian dengan lebih tenang dan optimal.



