SBCNews.id — Kecelakaan tragis terjadi di wilayah Jammu dan Kashmir setelah sebuah bus yang kelebihan penumpang terjun ke lereng curam di Distrik Udhampur, Senin (20/4). Sedikitnya 21 orang dilaporkan tewas, sementara 61 lainnya mengalami luka-luka.
Menurut keterangan kepolisian, bus tersebut tengah dalam perjalanan dari Ramnagar menuju Udhampur ketika sopir kehilangan kendali saat melintasi tikungan tajam di dekat Desa Kagort sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Kendaraan kemudian keluar jalur dan jatuh sejauh sekitar 21 meter sebelum menghantam sebuah becak bermotor dan terbalik.
Pengemudi becak turut mengalami luka dalam insiden tersebut.
Menteri Persatuan India, Jitendra Singh, yang mewakili daerah pemilihan Udhampur, mengonfirmasi jumlah korban jiwa. Ia menyebut seluruh korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat, dengan satu orang dalam kondisi kritis yang harus diterbangkan ke fasilitas medis di Jammu.
Proses evakuasi berlangsung dramatis di medan yang sulit. Unit Angkatan Darat India menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi dan berhasil menyelamatkan puluhan penumpang yang terjebak di dalam bangkai bus. Tim penyelamat kemudian diperkuat oleh warga setempat dan berbagai lembaga terkait.
Ucapan belasungkawa datang dari Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi. Pemerintah pusat juga mengumumkan santunan bagi para korban.
Perdana Menteri Modi menyatakan keluarga korban meninggal akan menerima kompensasi sebesar 200 ribu rupee, sementara korban luka mendapatkan 50 ribu rupee.
Sementara itu, Gubernur Letnan Jammu dan Kashmir Manoj Sinha bersama Kepala Menteri Omar Abdullah telah menginstruksikan penyaluran bantuan darurat serta memerintahkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Tragedi ini kembali menyoroti persoalan keselamatan transportasi di wilayah pegunungan, terutama terkait kelebihan muatan dan kondisi jalan yang berbahaya.



