HomeKulinerKKP Pastikan Ikan Aman Dikonsumsi Selama Ramadhan 2026, Pasokan Nasional Surplus

KKP Pastikan Ikan Aman Dikonsumsi Selama Ramadhan 2026, Pasokan Nasional Surplus

SBCNews.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan mutu dan keamanan ikan yang beredar di pasar tetap terjaga selama Ramadhan 2026. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir guna menjamin masyarakat memperoleh produk perikanan yang aman dan layak konsumsi.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP, Ishartini, menegaskan hasil pemantauan di berbagai daerah menunjukkan ikan yang dijual di pasar dalam kondisi aman.

“Pengawasan mutu dilakukan di sentra budidaya, pelabuhan perikanan, tempat pendaratan ikan, supplier, pasar tradisional, hingga pasar modern. Fokus kami pada daerah tujuan mudik, sentra produksi, daerah wisata, dan wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi,” ujar Ishartini dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh KKP, tetapi juga melalui sinergi lintas lembaga. KKP bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di tingkat provinsi dan kota, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, UPTD Pasar, serta unit pelaksana teknis (UPT) KKP.

Pengawasan mencakup penanganan ikan di atas kapal, proses sertifikasi, surveillance, hingga pengujian mutu saat pembongkaran di pelabuhan, termasuk pengambilan sampel. Di sektor hilir, pemeriksaan dilakukan terhadap pemasok dan pasar, termasuk pengecekan sarana dan prasarana distribusi serta pemasaran.

Ishartini menjelaskan, uji mutu yang dilakukan meliputi pengujian organoleptik untuk menilai kesegaran, uji mikrobiologi, serta uji kimia seperti deteksi formalin dan histamin. Hasil monitoring di berbagai UPT menunjukkan ikan segar yang dijual di pasar tradisional maupun modern berada dalam kondisi aman.

“Seluruh UPT di provinsi melakukan monitoring dan pengawasan mutu serta keamanan hasil perikanan secara berkala,” katanya.

Tak hanya menjamin keamanan, KKP juga memastikan ketersediaan pasokan ikan nasional selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026 dalam kondisi surplus.

Berdasarkan prognosa produksi Januari–Maret 2026, total produksi ikan diperkirakan mencapai 3,57 juta ton, terdiri atas 2,05 juta ton dari sektor budidaya dan 1,52 juta ton dari perikanan tangkap. Sementara proyeksi kebutuhan konsumsi masyarakat pada periode yang sama sebesar 1,94 juta ton.

Dengan demikian, pasokan ikan nasional dinilai lebih dari cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama bulan puasa dan Lebaran, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.Sumber: Antara

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here