SBCNews.id— Tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young, terus melaju dalam lintasan prestasi gemilang. Pebulu tangkis Korea Selatan itu kini membidik rekor kemenangan beruntun milik legenda Indonesia, Susy Susanti, usai mengantar negaranya meraih medali emas Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Dalam partai final yang digelar di Qingdao, China, Minggu (8/2/2026), An Se-young tampil impresif saat menghadapi wakil tuan rumah, Han Qian Xi. Ia menyumbang poin pembuka bagi Korea Selatan dengan kemenangan dua gim langsung, 21-7, 21-14, yang sekaligus menjadi pelecut semangat rekan-rekannya.
Korea Selatan kemudian memastikan gelar juara setelah pasangan Baek Ha-na/Kim Hye-jeong serta Kim Ga-eun menuntaskan tugas mereka di partai kedua dan ketiga. Skor telak 3-0 atas China menandai emas pertama Korea Selatan sepanjang sejarah Kejuaraan Beregu Asia.
Bagi An Se-young, gelar ini semakin menambah panjang daftar prestasinya di level beregu. Sebelumnya, pebulu tangkis berusia 24 tahun tersebut telah meraih Piala Uber 2022 dan medali emas Asian Games 2023. Dua gelar beregu yang masih belum ia koleksi adalah Kejuaraan Beregu Campuran Asia dan Piala Sudirman.
Di Kejuaraan Beregu Asia 2026, An Se-young mencatatkan rekor sempurna. Ia tampil tiga kali dan selalu menang dua gim langsung, masing-masing atas Chiu Pin Chian (Taiwan) di fase grup, Karupathevan Letshanaa (Malaysia) di perempat final, serta Han Qian Xi (China) di partai puncak.
Tambahan tiga kemenangan tersebut membuat An Se-young kini mengoleksi 32 kemenangan beruntun, melewati rekor pribadinya sekaligus mematahkan catatan Tai Tzu Ying yang sebelumnya berhenti di angka 31 kemenangan.
Meski demikian, torehan An Se-young belum menjadi yang terbaik sepanjang masa. Ia masih berada di bawah Xie Xing Fang (34 kemenangan beruntun) dan Susy Susanti yang kokoh di puncak dengan 59 kemenangan beruntun pada rentang Kejuaraan Dunia 1993 hingga Asian Games 1994.
Peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk menggeser Xie Xing Fang di posisi kedua. Namun, untuk menyamai — apalagi melampaui — rekor Susy Susanti, An Se-young dituntut tampil tanpa cela di lima turnamen BWF World Tour berikutnya, serta Piala Uber 2026.
Jika konsistensi itu terjaga, bukan tak mungkin nama An Se-young akan sejajar dengan para legenda besar bulu tangkis dunia.
Sumber:Kompas.com



