SBCNews — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menorehkan prestasi luar biasa di ranah pendidikan tinggi nasional dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk jumlah karya inovatif terbanyak yang dihasilkan oleh mahasiswa dalam program mobilitas akaSBCdemik. Pencapaian ini menegaskan kiprah UNESA sebagai salah satu kampus terdepan dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Indonesia.
Gelaran Festival Mobilitas Akademik Mahasiswa yang berlangsung di Lapangan Rektorat Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya, menampilkan karya-karya inovatif dari ribuan mahasiswa yang terlibat dalam program magang, penelitian, studi independen, proyek di desa, dan kegiatan akademik berdampak lainnya. Total terdapat sekitar 9.270 karya inovatif yang tercatat dalam catatan MURI — sebuah angka yang belum pernah dicapai oleh perguruan tinggi negeri manapun di Indonesia.
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Alumni UNESA, Martadi, menyatakan bahwa prestasi ini merupakan buah dari komitmen kampus untuk mendorong setiap mahasiswa berpikir kreatif, produktif, serta mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademik tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha. “Program mobilitas akademik kami adaptasi dari kebijakan nasional sehingga mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman nyata di luar kelas,” ujarnya dalam sambutan.
Pencapaian rekor ini juga menjadi bukti bahwa mobilitas akademik bukan sekadar jargon, tetapi telah diimplementasikan secara masif di UNESA. Hampir 9.000 mahasiswa mengikuti program ini sepanjang tahun pelaksanaan kegiatan, menghasilkan karya yang kemudian dikurasi, dinilai, dan dipublikasikan sebagai kontribusi nyata mahasiswa terhadap pembangunan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Pencatatan rekor MURI ini semakin mengukuhkan UNESA sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten mendukung kebijakan MBKM, yang menekankan pembelajaran kontekstual dan pengalaman nyata di luar kelas tradisional. Selain itu, prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk terus mendorong mahasiswa menghasilkan produk karya yang inovatif dan berdampak luas.
Dengan momentum ini, UNESA pun semakin mantap memperkuat perannya dalam peta pendidikan tinggi Indonesia — tidak hanya melalui peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan mobilitas akademik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas karya inovatif yang dihasilkan setiap tahunnya.
Sumber:KOMPAS.com



