Rusia terus melancarkan serangan ke Ukraina. Serangan udara Rusia di dalam kota besar Ukraina, Kharkiv, menewaskan empat khalayak lalu melukai 17 pemukim pada hari Hari Minggu (23/11/2025) waktu setempat. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Serangan itu terjadi sewaktu para pejabat Amerika Serikat, Ukraina, juga Eropa berada di dalam Jenewa, Swiss untuk mendiskusikan proposal guna mengakhiri pertempuran Rusia yang tersebut telah dilakukan berlangsung hampir empat tahun di Ukraina. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
“Saat ini, 17 pendatang diketahui terluka. Empat penduduk tewas,” kata Wali Pusat Kota Kharkiv, Igor Terekhov, yang melaporkan serangan waktu malam itu pada sebuah instruksi pada Telegram, dilansir kantor berita Reuters, Awal Minggu (24/11/2025). (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Oleg Synegubov, kepala administrasi militer regional Kharkiv, menggambarkan serangan itu sebagai “besar-besaran”. Layanan darurat memaparkan serangan drone di dalam dua distrik Kharkiv sudah menyebabkan kebakaran lalu kerusakan bangunan. “Tiga bangunan tempat tinggal lalu sebuah infrastruktur infrastruktur terbakar,” katanya. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan juga kepala delegasi Ukraina, Andriy Yermak, mengutarakan perundingan dalam Jenewa pada hari Hari Minggu telah lama mencapai kemajuan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah terjadi memberi negara Ukraina waktu hingga 27 November untuk menyetujui rencana kontroversialnya untuk mengakhiri konflik. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Artikel ini disadur dari Potret Amukan Putin di Ukraina, Kota Berubah Jadi “Neraka”
