SBCNEWS.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperbanyak penyelenggaraan konser musik, festival, pameran, dan berbagai acara berskala besar. Langkah ini dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian sekaligus meningkatkan sektor pariwisata dan perhotelan di Ibu Kota.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mengatakan bahwa penyelenggaraan berbagai kegiatan hiburan berpotensi mendatangkan lebih banyak pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Meningkatnya jumlah pengunjung diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap tingkat hunian hotel dan aktivitas usaha lainnya
Dilansir dari Kompas, Jumat (9/10/2026), Basri menyampaikan usulan tersebut setelah DPRD DKI Jakarta menerima keluhan dari perwakilan industri perhotelan dalam audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Dalam pertemuan itu, para pelaku industri perhotelan menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi sepanjang 2026, sekaligus membahas peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan aktivitas pariwisata.
Menurut Basri, kegiatan yang dapat dikembangkan tidak terbatas pada konser musik. Pemerintah juga dapat memperbanyak festival, pameran, serta kegiatan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE), yang mencakup pertemuan, perjalanan insentif, konvensi, dan pameran.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik wisatawan sekaligus mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Meski demikian, Basri mengingatkan bahwa penyelenggaraan acara berskala besar perlu didukung perencanaan yang matang. Pemerintah harus mempertimbangkan kebutuhan anggaran serta ketersediaan dan konektivitas transportasi agar mobilitas pengunjung dapat berjalan dengan baik.
Dorongan DPRD tersebut sejalan dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang sebelumnya menyebut bahwa penyelenggaraan festival musik Pestapora dan konser The Weeknd memberikan dampak ekonomi hampir Rp250 miliar selama dua hari



