HomeOlahragaIndonesia ke Final, Komentar Malaysia dan Singapura Picu Perdebatan Panas di Medsos

Indonesia ke Final, Komentar Malaysia dan Singapura Picu Perdebatan Panas di Medsos

SBCNEWS.id– Keberhasilan Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menjadi sorotan di lapangan. Hasil kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh juga memicu perdebatan panas di media sosial, terutama setelah sejumlah pihak dari Malaysia dan Singapura mempertanyakan jalannya pertandingan.

Dilansir dari detik, polemik bermula dari komentar striker Timnas Malaysia, Bergson da Silva, yang menyoroti keputusan wasit terkait waktu tambahan dalam pertandingan Indonesia kontra Bangladesh.

Bergson menyampaikan komentarnya melalui akun Instagram TNT Sports Brasil. Pemain yang sebelumnya mencetak hat-trick ketika Malaysia menang 6-0 atas Singapura itu mempertanyakan pemberian injury time pada laga Indonesia.

Dalam komentarnya, Bergson menyoroti jadwal pertandingan Indonesia yang menurutnya lebih menguntungkan karena seluruh laga dimainkan di Jakarta pada malam hari. Ia juga mempertanyakan perubahan waktu tambahan dalam pertandingan Indonesia melawan Bangladesh.

Menurut Bergson, pertandingan tersebut awalnya mendapatkan tambahan waktu dua menit. Namun, waktu tambahan kemudian berjalan hingga tujuh menit. Pada periode tersebut, Indonesia mencetak dua gol pada penghujung pertandingan.

Komentar Bergson kemudian diunggah ulang oleh akun X Extra Time Indonesia dan langsung mengundang berbagai reaksi dari warganet Indonesia.

Sejumlah netizen justru mengingatkan bahwa Malaysia sebelumnya gagal mengalahkan Indonesia meski Tim Garuda bermain dengan 10 pemain. Ada pula yang menilai Malaysia seharusnya fokus pada hasil pertandingan mereka sendiri.

Perdebatan semakin ramai setelah muncul komentar dari penggemar sepak bola asal Singapura, Shaun, melalui akun X @sneakyshaunny.

Shaun menyebut perubahan waktu tambahan dari dua menjadi tujuh menit sebagai sesuatu yang tidak biasa. Ia bahkan menggunakan istilah keras untuk menggambarkan pertandingan Indonesia vs Bangladesh serta mempertanyakan integritas laga tersebut.

Namun, tudingan mengenai adanya korupsi maupun keterlibatan uang dalam pertandingan itu tidak disertai bukti dalam unggahan yang dibuatnya.

Unggahan Shaun pun menjadi viral dan telah dilihat puluhan ribu kali. Kolom balasannya kemudian dibatasi sehingga hanya akun tertentu yang dapat memberikan respons.

Pernyataan tersebut memancing perdebatan lebih luas. Warganet Indonesia ramai-ramai memberikan tanggapan, termasuk mempertanyakan mengapa kekalahan Singapura dari Malaysia dengan skor 0-6 justru tidak menjadi fokus utama.

Di tengah panasnya perdebatan di media sosial, hasil pertandingan secara resmi tetap mencatat Indonesia sebagai pemenang 9-2 atas Bangladesh. Dua gol pada masa injury time menjadi bagian penting dari kemenangan tersebut.

Hasil itu memastikan Indonesia finis di posisi yang mengantarkan mereka ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Malaysia yang gagal melaju ke final harus menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga.

Polemik di media sosial pun menjadi cerita tersendiri setelah pertandingan. Di satu sisi, sejumlah pihak mempertanyakan keputusan terkait waktu tambahan. Di sisi lain, hasil pertandingan dan catatan resmi kompetisi tetap menjadi dasar penentuan posisi tim di turnamen.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments