Malang, SBCNEWS.id – Kepala daerah Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan beroperasinya Bus TransJatim koridor 8, dengan rute Malang-Batu mampu memulai pembangunan konektivitas serta mobilitas yang aman serta aman bagi warga ke Malang Raya.
“Tentu kami bersyukur dengan peresmian ini sebab mampu memulai pembangunan konektivitas lalu mobilitas yang tersebut aman dan juga nyenyak bagi masyarakat,” kata Khofifah seusai peresmian Bus TransJatim koridor 8 yang digunakan diselenggarakan dalam Balai Daerah Perkotaan Malang, Pusat Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.
Berdasarkan paparan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, titik awal pemberangkatan Bus TransJatim dimulai Terminal Hamid Rusdi, Perkotaan Malang kemudian masuk ke Terminal Landungsari, Wilayah Malang, kemudian menuju Pusat Kota Batu.
Total panjang keseluruhan rute dari angkutan umum bernama TransJatim Gajayana yang disebutkan mencapai 42 kilometer. Tarif bus yang disebutkan sebesar Rp5 ribu untuk penumpang umum juga Rp2.500 untuk kategori pelajar.
“Ini hemat bagi masyarakat,” ucap dia.
Jam operasional angkutan antar area ini dimulai pukul 04.00 Waktu Indonesia Barat hingga 22.00 WIB. Sedangkan, interval antar bus atau head way rute bus Malang-Batu miliki estimasi selama 15 menit sampai 20 menit.
Total di koridor delapan, pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menghadirkan banyaknya 15 unit bus, tetapi hanya saja ada 14 unit bus yang digunakan berjalan kemudian satu unit lainnya sebagai cadangan.



